Senin, 05 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

15 Tahun Jadi ‘Pasar Turu’, Di Era Eri Cahyadi Besok Pasar Turi Dibuka Lagi

Berita Terkait

PASAR TURI DIBUKA LAGI: Setelah 'tidur panjang' selama 15 tahun, besok Parar Turi dibuka lagi. | Foto: Barometerjatim.com/IST
PASAR TURI DIBUKA LAGI: Setelah ‘tidur panjang’ selama 15 tahun, besok Pasar Turi dibuka lagi. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Peristiwa kebakaran Pasar Turi pada 2007 menyisakan cerita panjang. Sejak saat itu Pasar Turi seakan menjadi ‘Pasar Turu’ alias pasar tidur lantaran selama 15 tahun pedagang tak lagi bisa berjualan seperti biasanya.

Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Pemkot Surabaya, Sidharta Praditya Revienda Putra menceritakan sejarah panjang tersebut. Menurutnya, setelah peristiwa kebakaran 2007 itu Pemkot melaksanakan pembangunan Pasar Turi khususnya bagi para pedagang korban kebakaran.

“Untuk melaksanakan pembangunan, Pemkot Surabaya bekerja sama dengan PT Gala Bumi Perkasa (JO/Joint Operation) dengan menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan dan pengelolaan Pasar Turi,” tutur Sidharta, Senin (21/3/2022).

Perjanjian kerja sama dilaksanakan dengan mekanisme bangun guna serah sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah sebagaimana diubah dengan PP Nomor 38 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Adapun objek bangun guna serah dalam perjanjian adalah tanah seluas 27.519 meter persegi yang merupakan Objek Sertipikat Hak Pengelolaan No 00001/Kel. Jepara. Lebih lanjut diuraikan dalam surat ukur yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Surabaya atas nama Pemkot Surabaya.

“Nah, pada 10 Oktober 2011 ada berita acara serah terima bernomor 644.1/4619/436.6.11/2011. Kemudian pada 28 September 2012, wali kota Surabaya mengeluarkan surat tanggapan bernomor 180/5277/436.1.2/2012,” katanya.

Berdasarkan berita acara serah terima dan surat wali kota Surabaya tersebut, lalu serah terima objek dilakukan pada 13 Februari 2012. Dengan demikian, jangka waktu pembangunan adalah sampai dengan 13 Februari 2014.

“Pada 1 April 2016, Pemkot Surabaya mengajukan gugatan terhadap PT Gala Bumi Perkasa ke Pengadilan Negeri Surabaya dengan nomor perkara 296/Pdt.G/2016/PN.Sby jo. No. 688/Pdt/2017/PT.Sby jo. No. 1819 K/Pdt/2019,” kata Sidharta.

“Dasar Gugatannya adalah tindakan cedera janji PT Gala Bumi Perkasa yang menjual stan dengan hak milik atas satuan rumah susun/strata title,” sambungnya.

Selanjutnya, proses hukum pun berlangsung dan akhirnya pada 30 Maret 2020 dengan menindaklanjuti Putusan Mahkamah Agung (MA)  No 1819 K/PDT/2019, PT Gala Bumi Perkasa mengirim surat kepada wali kota Surabaya Nomor 05/DIR/GBP/III/2020 tentang izin operasional para pedagang eks pedagang Pasar Turi. Intinya sepakat untuk mengakhiri persengketaan dengan Pemkot.

“Setelah ada perdamaian itu, lalu Pemkot Surabaya meminta bantuan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya selaku Jaksa Pengacara Negara untuk membantu persoalan Pasar Turi,” katanya.

Diputuskan Beroperasi 22 Maret

Dengan berjalannya waktu, lalu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengadakan pertemuan dengan KPK, Jaksa Pengacara Negara, OPD terkait, Direktur PT Gala Bumi Perkasa, direktur PT Asia Investment, dan direktur Lusida Megah Sejahtera.

Pertemuan yang digelar pada 23 Desember 2021 di ruang kerja wali kota itu menghasilkan keputusan bahwa Pasar Turi baru harus beroperasi kembali pada 22 Maret 2022.

“Setelah itu, Pak Wali bersama jajaran Pemkot sangat fokus mengawal target ini. Bahkan, berbagai langkah dilakukan, mulai dari pendataan dan pengecekan kondisi gedung Pasar Turi Baru hingga menggelar rapat maraton dengan sejumlah pihak,” kata Sidharta.

Pada 8 Maret 2022, Eri menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Pasar Turi dan PT Gala Bumi Perkasa di ruang sidang wali kota. Kala itu, berbagai masalah pedagang ditampung dan diselesaikan satu per satu.

“Pertemuan itu dilanjutkan pada 11 Maret 2022 dengan menghadirkan kembali Paguyuban Pedagang Pasar Turi dan juga pihak PT Gala Bumi Perkasa,” ujarnya.

Selain di lapangan dilakukan pendampingan dan sosialisasi, Pemkot menggelar rapat kembali dengan Paguyuban Pedagang Pasar Turi dan pihak PT Gala Bumi Perkasa pada Minggu (20/3/2022).

Rapat yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Irvan Widyanto itu menghasilkan keputusan bahwa pemberian kunci stan harus dituntaskan pada hari itu juga.

“Kemudian besok pagi (hari ini), kita melakukan pengajian dan tasyakuran Pasar Turi Baru yang akan dihadiri langsung oleh Pak Wali Kota. Setelah itu kita melakukan pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang ada di depan Pasar Turi Baru. Mohon doanya supaya semuanya lancar,” pungkasnya.

» Baca berita terkait Pasar Turi. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -