Target 12 Juta! Suara Prabowo di Jatim Bisa Lewati Khofifah

PRABOWO BERSAMA HABIB: Prabowo Subianto bersama para habib saat menghadiri Peringati Tahun Baru Islam di Surabaya, Senin (10/9) malam. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG
PRABOWO BERSAMA HABIB: Prabowo Subianto bersama para habib saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam di Surabaya, Senin (10/9) malam. | Foto: Barometerjatim.com/NATHA LINTANG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Prabowo Subianto menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1440 H bertajuk Surabaya Bershalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di depan Tugu Pahlawan Surabaya, Senin (10/9) malam.

Ribuan Syekhermania — sebutan komunitas pecinta Habib Syech — tumpah ruah di lokasi acara yang turut dihadiri musisi kondang Ahmad Dhani Prasetyo. Acara juga diwarnai penggalangan dana dari para jamaah untuk korban gempa Lombok.

Setelah bershalawat selama sekitar 1 jam 15 menit, giliran Habib Abu Bakar memberikan taushiyahnya dan meminta jamaah untuk menyuarakan: 2019 tetap bershalawat.

• Baca: Demokrat ‘Dua Kaki’, Prabowo: Demokrasi Bebas Memilih

“Mari ikuti saya ya, kalau saya bilang 2019? Maka jawabnya tetap bershalawat!” pinya Habib Abu Bakar.

Alih-alih mendapatkan jawaban 2019 tetap bershalawat, sejumlah jamaah malah meneriakkan: 2019 ganti presiden! Habib Abu Bakar pun melihat ke arah Habib Syech yang disambut dengan senyuman kecil.

Melihat situasi tersebut, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Bambang Haryo Soekartono menuturkan, antusiasme masyarakat ini semakin menimbulkan optimisme kemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, khususnya di Jatim.

Jika target 12 juta terpenuhi, suara Prabowo-Sandiaga akan melewati suara Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018

Ditanya soal target, Bambang menyebut bisa lebih tinggi dari perolehan Pilpres 2014, di atas 50 persen. “Di sini kan ada sekitar 21 juta pemilih, yang diharapkan target itu di atas 12 juta pemilih bisa diserap oleh Prabowo, termasuk suara Nahdliyin (warga NU),” katanya.

Apalagi, langkah pendekatan di Jatim sudah dilakukan Prabowo ke sejumlah elemen masyarakat, termasuk pondok pesantren (Ponpes) yang diasuh kiai-kiai NU dan menurut Bambang sambutannya cukup baik.

“Itu terlihat saat Pak Prabowo berkunjung di Jatim, sambutannya luar biasa walaupun kami tidak memberikan informasi kepada publik kalau Pak Prabowo hadir di lokasi yang akan dituju,” imbuhnya.

• Baca: Kiai Pendukung Khofifah-Emil: Wis Wayahe Prabowo Presiden

Jika target 12 juta ini terpenuhi, maka perolehan suara Prabowo-Sandiaga di Jatim akan melewati perolehan suara pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

Merujuk hasil rekapitulasi KPU Jatim, 7 Juli 2018, Khofifah-Emil meraih 10.465.218 (53,55 persen) suara mengungguli rivalnya, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang mendapat 9.076.014 (46,45 persen) suara dari 30.155.719 DPT.

Sementara untuk Pilpres di Jatim, ada penambahan jumlah DPT menjadi 30.554.761 pemilih atau naik 399.042 dari DPT Pilgub Jatim 2018. Kenaikan didominasi pemilih pemula berusia 17 tahun yang meningkat sekitar 400 ribu.

» Baca Berita Terkait Prabowo, Pilpres 2019, Khofifah