Tak Diberi Izin Polda, Deklarasi Ganti Presiden Tetap Digelar

BAKAL HADIRI DEKLARASI: Neno Warisman dan Ahmad Dhani diagendakan menghadiri Deklarasi Akbar #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (26/8). | Foto: IST
BAKAL HADIRI DEKLARASI: Neno Warisman dan Ahmad Dhani diagendakan menghadiri Deklarasi Akbar #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (26/8). | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sekalipun tak diberi izin Polda Jatim, panitia Deklarasi Akbar #2019GantiPresiden tetap akan menggelar aksi tersebut di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu (26/8) pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.

“Surat yang kami kirim bukan meminta izin, tapi sifatnya hanya mengirim pemberitahuan kepada kepolisian,” kata Tjetjep M Yasien, humas panitia deklarasi saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (24/8).

“Kami, insyaallah tetap akan menggelar aksi itu. Kebebasan berpendapat kan diatur dalam undang-undang (UU), kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat.”

• Baca: Polda Jatim Tak Beri Izin Deklarasi #2019GantiPresiden

Menurutnya, menyampaikan pendapat dilindungi UU dan tugas kepolisian mengamankan. “Saat menyampaikan pendapat dan sudah memasukkan kewajiban, kita seharusnya dilindungi. Yang paling punya kewajiban adalah negara, dalam hal ini kepolisian,” paparnya.

Tjetjep menambahkan, persiapan deklarasi akbar sudah matang. Massa yang akan hadir diperkirakan 1.000 orang. “Insyaallah kita sudah siap. Kita hanya deklarasi saja, tidak lebih, kita kan menyediakan tempat untuk deklarasi,” jelasnya.

• Baca: Demokrat: PDIP Kehilangan Ide Besar Menangkan Jokowi

Dalam deklarasi ini, panitia akan menghadirkan beberapa tokoh di antaranya Ahmad Dhani, Eggy Sudjana, Sang Alang pencipta lagu Ganti Presiden, Neno Warisman, Mardani Ali Sera, Ustadz Derry Sulaiman hingga Ustadz Haikal Hassan Barus.

“Malah timnya Ahmad Dani sudah ada yang di Surabaya,” tandasnya.