‘Sekuntum Mawar Merah’ dari Khofifah di Acara Nikah Massal

TURUT BERBAHAGIA: Mensos Khofifah Indar Parawansa memberikan bingkisan kepada peserta nikah massal, tanda turut merasakan kebahagiaan. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
TURUT BERBAHAGIA: Mensos Khofifah Indar Parawansa memberikan bingkisan kepada peserta nikah massal, tanda turut merasakan kebahagiaan. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – 75 pasangan nikah massal larut dalam lagu Sekuntum Mawar Merah yang dinyanyikan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa di Grand City Expo Surabaya, Selasa (19/12).

Nikah massal yang digelar Kementerian Sosial (Kemensos) dan Yayasan Pondok Kasih ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017.

“Pasti ada kisah-kisah dan kenangan para pengantin yang berbahagia, maka saya ingin menyanyikan lagu Sekuntum Mawar Merah untuk para pengantin semua,” ujar Khofifah sebelum menyanyikan lagu.

Khofifah lantas bernyanyi bersama peserta nikah massal dengan iringan organ. Mereka benar-benar terhibur dan merasakan kebahagiaan menjadi ‘raja dan ratu sehari’ secara hukum positif, setelah bertahun-tahun berumah tangga dalam pernikahan sirri.

• Baca: Kritik Khofifah, Bukti Gus Ipul Tak Tahu Cara Atasi Kemiskinan

Peserta nikah massal yang berasal dari wilayah Surabaya dan sekitarnya tersebut mengenakan pakaian daerah dan ada pula yang bergaun pengantin ala Eropa. Usai bernyanyi, Mensos memberikan bingkisan sebagai tanda ikut berbahagia.

Nikah massal ini sengaja digelar Kemensos, lanjut Khofifah, untuk membantu proses pernikahan bagi kalangan tidak mampu. Apalagi pernikahan membutuhkan biaya tidak sedikit. Perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu berharap, ke-75 pasangan berbahagia karena pernikahan mereka telah terdata oleh negara.

“Para pengantin semua selamat berbahagia. Selamat menyiapkan seluruh kebahagiaan dan kesejahteraan. Bagi yang sudah ingin punya momongan segera mendapat momongan yang baik dan sehat. Semoga dibangun keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” katanya.