Sekjen JKSN: Amien Rais Partisan, Bukan Guru Bangsa!

Gus Hans (tengah), masyarakat bisa nilai kapasitas Amien Rais di Pilpres 2019. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs
Gus Hans (tengah), masyarakat bisa nilai kapasitas Amien Rais di Pilpres 2019. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), KH Zahrul Azhar As’ad (Gus Hans) menanggapi biasa saja statement Amien Rais dalam videonya yang menyebut Paslon 02, Prabowo-Sandiaga memenangi Pilpres 2019 di Jatim.

Padahal, statement Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu, bertolak belakang dengan hasil quick count mayoritas lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin (66,95 persen) dan Prabowo-Sandiaga (34,05 persen).

“Saya kira wajar ya, karena beliau kan memang sedang partisan dan terlibat aktif dalam salah satu Paslon. Sehingga, saya yakin masyarakat pun bisa menilai kapasitas beliau menjadi apa,” katanya di Posko JKSN, Jalan Diponegoro 9, Surabaya, Sabtu (20/4/2019).

Ketika menjadi guru bangsa, Gus Hans yakin Amien Rais tidak dalam posisi bijak mengatakan itu. Tapi ketika sedang membela Paslon, politikus senior itu adalah orang yang sedang ingin menang dengan cara kelompoknya.

“Jadi wajar-wajar saja memprovokasi, mengklaim, toh mereka kan sedang berkompetisi,” tandas pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang itu.

Namun Gus Hans menyesalkan, kalau penyebaran video Amien Rais itu menjadi bagian dari upaya mendelegitimasi KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

“Nah itu yang saya sesalkan. Jangan sampai sekaliber beliau, turut juga termakan informasi di sekitarnya yang ada maksud mengarah pada delegitimasi pada KPU tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, beredar video Amien Rais yang mengklaim kemenangan Prabowo-Sandiaga di Jatim.

“.. Ternyata 02 itu menang di Jatim. Bukan Madura, bukan Banyuwangi, Situbondo, seluruh Jatim kita menang sudah 50 persen lebih..,” katanya dalam nukilan video. •

» Baca Berita Terkait Gus Hans, Pilpres 2019, JKSN