Sambil Ngabuburit, Emil Pantau Geliat Ekonomi Perbatasan

BUKA PUASA DI WARUNG PKL: Emil Dardak buka puasa di warung PKL di sela kunjungannya di Menganti, Gresik, Rabu (23/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
BUKA PUASA DI WARUNG PKL: Emil Dardak buka puasa di warung PKL di sela kunjungannya di Menganti, Gresik, Rabu (23/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

GRESIK, Barometerjatim.com – Tak sekadar ngabuburit bareng warga, Cawagub Emil Elestianto Dardak memanfaatkan menunggu waktu buka puasa di Kecamatan Menganti, Gresik, Rabu (23/5), untuk melihat langsung geliat perekonomian masyarakat di perbatasan Gresik-Surabaya tersebut.

Cara ini sekaligus bagian dari penguatan  programnya bersama Cagub Khofifah Indar Parawansa, dalam bidang infrastruktur dan penguatan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur.

“Saya ke sini untuk ngabuburit, sambil memantau langsung infrastruktur dan geliat ekonomi di daerah perbatasan Gresik-Surabaya, tepatnya di Menganti. Ternyata, menurut masyarakat, setelah ada tol dampaknya lebih ramai,” kata Emil.

• Baca: Sahur Bersama di Basis PKB, Emil Disambut Meriah Warga

Pakar pembangunan kawasan itu menambahkan, pengembangan infrastruktur sangat erat kaitannya dengan kemajuan ekonomi daerah yang memiliki efek berantai, termasuk daya ungkit dalam pertumbuhan ekonomi.

“Karena itu dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur, kita harus memiliki sebuah struktur,” tandasnya.

PASANGKAN LAMPU WARUNG PKL: Hari mulai gelap, Emil Dardak memasangkan lampu salah satu warung PKL di Menganti, Gresik, Rabu (23/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
PASANGKAN LAMPU WARUNG PKL: Hari mulai gelap, Emil Dardak memasangkan lampu salah satu warung PKL di Menganti, Gresik, Rabu (23/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Maka, Emil mendorong adanya pengambangan berbasis wilayah lewat tujuh lini atau koridor yang akan menggambarkan secara holistik pengembangan kawasan dari utara, timur, selatan dan barat secara afirmatif.

Tak hanya soal infrastruktur, doktor ekonomi pembangununan itu juga berkomitmen menguatkan program UKM agar postur perekonomian Jatim semakin kuat. Karena itu kehadiran pemerintah dibutuhkan untuk melindungi sekaligus mengarahkan UKM.

• Baca: Ngabuburit, Mendadak Emil Jadi Koki Martabak di Pasar Kaget

“UKM seperti ini kan masuk sektor yang menguasai PDRB daerah-daerah yang ada di Kertasusila. Menganti ini kecamatan yang berbatasan dengan Surabaya, seperti kita lihat tadi bahwa usaha masyarakat harus dikembangkan melalui pembinaan dari pemerintah,” pungkasnya.