Renovasi Belum Kelar, Markas Persela Lamongan Terbakar

SURAJAYA TERBAKAR: Petugas berusaha memadamkan kobaran api yang membakar tribun sisi barat Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (12/10). | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR
SURAJAYA TERBAKAR: Petugas berusaha memadamkan kobaran api yang membakar tribun sisi barat Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (12/10). | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Tribun sisi barat Stadion Surajaya Lamongan, yang masih dalam proses renovasi terbakar, Jumat (12/10). Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Beruntung peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Menurut warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian, Bejo, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 dini hari. Semula, api membakar tumpukan sisa material bangunan seperti bambu dan triplek di luar dinding stadion.

Namun api yang telah membakar sisa material tersebut semakin membesar, bahkan menyambar konstruksi perancah bambu renovasi tribun sisi barat stadion yang dikenal sebagai markas klub Persela Lamongan itu hingga ludes.

• Baca: CGL Sebut APBD Lamongan Belum Berpihak pada Rakyat

“Enggak tahu apinya darimana. Tahunya tadi api sudah membakar tumpukan material bambu dan triplek bekas, terus merembet membakar perancah bambu penyangga beton yang baru dikerjakan,” katanya.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran Lamongan yang dikerahkan akhirnya berhasil memadamkan api. Setelahnya, petugas kepolisian dari Polsek Deket, Lamongan langsung memasang garis polisi untuk menyeterilkan lokasi kebakaran guna memudahkan proses penyelidikan.

Akibat kebakaran tersebut, pihak kontraktor yang mengerjakan pembangunan renovasi tribun sisi barat stadion, PT Kartika Hasta Makmur memperkirakan mengalami kerugian sekitar 5 juta.

• Baca: Dijanjikan Insentif Naik, GTT-PTT Lamongan Akhiri Aksi Mogok

Sementara pihak Pemkab Lamongan masih belum dapat mengidentifikasi, apakah ada kerusakan atau tidak pada fasilitas lainnya yang ada di Stadion.

“Belum tahu ada fasilitas yang rusak atau tidak. Saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” terang Kabag Humas Pemkab Lamongan, Agus Hendrawan saat di konfirmasi awak media.