Puluhan Bacaleg Perempuan Berguru Politik ke Khofifah

BERGURU POLITIK: Gubernur terpilih, Khofifah memberi arahan puluhan Bacaleg perempuan yang sowan ke Jemursari, Surabaya, Senin (30/7) siang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
BERGURU POLITIK: Gubernur terpilih, Khofifah memberi arahan puluhan Bacaleg perempuan yang sowan ke Jemursari, Surabaya, Senin (30/7) siang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kediaman Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari, Surabaya, didatangi puluhan bakal calon legislatif (Bacaleg) perempuan, Senin (30/7) siang.

Kehadiran para Bacaleg yang diinisiasi Women and Youth Development Institute of Indonesia (WYDII) tersebut untuk berguru politik, demi menaikkan kapabilitas sebagai calon wakil rakyat.

Direktur WYDII, Siti Nurjanah menuturkan, berguru politik ke Khofifah merupakan rangkaian kegiatan setelah sebelumnya para Bacaleg perempuan tersebut digembleng lewat sejumlah pelatihan.

• Baca: Ini Dia 4 Bacaleg Eks Napi Korupsi Daftar di KPU Lamongan

“Pelatihan ini pemanasan untuk benar-benar memantapkan diri menjadi Caleg. Kita sudah ketemu KPU, Bawaslu, nanti juga akan kunjungan ke media untuk mengetahui apa saja yang perlu kita dilakukan,” katanya.

Khofifah dipilih sebagai teman diskusi dalam rangkaian pelatihan, tambah Nurjanah, karena sukses dalam mengarungi dunia politik, baik di legislatif maupun eksekutif. “Bu Khofifah menjadi role model karena mewakili kekuatan politik perempuan,” ucapnya.

Puluhan Bacaleg yang ikut dalam pelatihannya, lanjut Nurjanah, berangkat dari sepuluh partai politik (Parpol) yang ikut di Pemilu 2019. “Ada dari PDIP, Demokrat, Golkar, PPP, pokoknya minus Berkarya dan PSI,” tandasnya.

• Baca: Khofifah Tantang Fandi Utomo Nyalon Wali Kota Surabaya

Sementara Khofifah menyambut kedatangan para tamunya dengan senyum gembira, sekaligus mengapresiasi kian banyak perempuan yang terjun ke dunia politik dan ikut serta dalam Pileg 2019.

Mantan Menteri Sosial itu berpesan agar para Bacaleg menjadikan kualitas diri sebagai modal utama. “Saya selalu sampaikan, kalau Gus Dur selalu bilang: Be your self and do the best. Selalu jadi diri sendiri,” katanya.

Kalau kita menjadikan diri kita seperti orang lain, tandas Khofifah, “Nanti kita sibuk mencari untuk mengidentifikasi apa yang bikin kita sama. Enggak usah begitu.”

SWOT Analysis Bersama

BERSAMA GUBERNUR TERPILIH: Puluhan Bacaleg foto bersama GUbernur Jatim terpilih, Khofifah di Jemursari, Surabaya, Senin (30/7) siang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
BERSAMA GUBERNUR TERPILIH: Puluhan Bacaleg foto bersama GUbernur Jatim terpilih, Khofifah di Jemursari, Surabaya, Senin (30/7) siang. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Khofifah menambahkan, Caleg perempuan juga perlu membuat tim dengan SWOT (Strength, Weakness, Oportunity dan Threat) analysis bersama. “Kalau kita sendiri yang bikin SWOT analysis, kadang kurang tahu kelemahan dan kekuatan kita apa,” katanya.

“Tapi kalau banyak orang, kita minta untuk membikin SWOT analysis sesuai dengan diri dan karakter kita. Sehingga akhirnya tahu kelemahan dan kekuatan kita apa,” tambahnya.

• Baca: 1.670 Bacaleg di KPU Jatim, 3 Terindikasi Eks Napi Korupsi

Usai mendapat suntikan motivasi dari Khofifah, salah seorang Bacaleg dari Partai Golkar, Mimik Lestari, mengaku semakin mantap dan bersemangat untuk ‘bertarung’ di Pileg 2019.

“Bu Khofifah membuat para perempuan semakin semangat. Hasil Pilgub dan Pilkada yang dimenangkan perempuan membuktikan, kaum perempuan juga memiliki peluang yang sama,” ujar alumnus FISIP Universitas Airlangga (Unair) tersebut.