Puji Aksi JKP Kediri, Khofifah juga Programkan ‘Rutilahu’

BLUSUKAN DI PASAR KEPUNG KEDIRI: Cagub Khofifah saat blusukan di Pasar Kepung Kediri, Sabtu (26/5). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
BLUSUKAN DI PASAR KEPUNG KEDIRI: Cagub Khofifah saat blusukan di Pasar Kepung Kediri, Sabtu (26/5). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

KEDIRI, Barometerjatim.com – Cagub Jatim nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa memberi apresiasi yang tinggi kepada Jamaah Kawulo Pinggiran (JKP) Kediri, yang kerap membuat kegiatan sosial berupa bantuan bedah rumah untuk warga prasejahtera.

Kegiatan ini digagas secara swadaya bersama warga. Bukan hanya bedah rumah, JKP juga ikut merenovasi rumah-rumah ibadah. Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat JKP, Agus saat sahur bersama Khofifah di Pasar Kepung, Kediri,  Sabtu (26/5).

“Memberikan santunan kepada anak yatim, mengecat masjid dan mushala di kampung. Kita juga melakukan bedah rumah, kurang lebih 40 rumah yang sudah kami bedah,” tutur Agus.

• Baca: Perkuat Mataraman, Khofifah-Relawan Konsolidasi di Ngawi

Mendengar itu, Khofifah mengaku salut atas kepedulian sosial JKP kepada masyarakat prasejahtera. Gagasan JKP ini bisa menjadi inspirasi, bahwa memberi tidak harus menunggu banyak harta.

“Mereka punya kepedulian sosial yang tinggi, saling membantu saudara satu dengan yang lain,” katanya.

“Kalau mereka bisa saling membantu,  apalagi yang tengahan, apalagi yang elit, kita bisa memberikan role model. Mengingatkan kepada kita semua bahwa kita bisa membantu tanpa kaya terlebih dahulu.”

• Baca: Khofifah Gagas Pabrik Pengolahan Ikan di Sendang Biru

Khofifah juga mengatakan pernah menjalankan hal yang serupa saat menjadi Menteri Sosial (2014-2018) lewat program Rutilahu (rumah tinggal layak huni).

“Ini menyisir keluarga yang tidak layak huni. Maka JKP Kediri, mereka urunan bersama-sama untuk bedah rumah bahwa lingkungan sehat, rumah sehat, rumah layak huni juga menjadi penting. Itu akan menjadi bagian yang bisa mengangkat derajat standar kehidupan yang lebih layak bagi rakyat,” tuturnya.

Menurutnya, rumah untuk warga terutama kalangan prasejahtera sangat penting. Program tersebut bisa diwujudkan di Jawa Timur dengan menjalin kerjasama perusahaan-perusahaan swasta dan organisasi masyarakat.

• Baca: Bersih dari Korupsi, Ribuan Buruh Tjiwi Kimia Pilih Khofifah

“Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa memberikan rumah layak huni untuk masyarakat tidak terpaku dengan anggaran provinsi,” katanya.

“Banyak daerah menyiapkan kendala yang sama, kendala APBN, APBD. Bagi kita, jangan semua mengandalkan APBD tapi partnership antara government dan non-government,” pungkasnya.