Pernah 6 Tahun Nyantri, Kiai Ma’ruf Nostalgia di Tebuireng

SILATURAHIM KE TEBUIRENG: Kiai Ma'ruf Amin (kanan) disambut Gus Kikin saat bersilaturahim ke Ponpes Tebuireng, Jombang, Senin (3/9). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY
SILATURAHIM KE TEBUIRENG: Kiai Ma’ruf Amin (kanan) disambut Gus Kikin saat bersilaturahim ke Ponpes Tebuireng, Jombang, Senin (3/9). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY

JOMBANG, Barometerjatim.com – Pernah enam tahun nyantri di Ponpes Tebuireng, Jombang, membuat safari KH Ma’ruf Amin ke pesantren ternama yang didirikan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari tersebut menjadi ajang nostalgia.

“Selain di sini (Tebuireng) saya juga pernah di Seblak (sekitar 1 km dari Tebuireng). Saya dulu disuruh ngasuh (merawat) keponaan,” tutur Kiai Ma’ruf di Tebuireng, Jombang, Senin (3/9).

Kehadiran Kiai Ma’ruf dan rombongan disambut Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) beserta dzurriyah Tebuireng. Mereka kemudian menggelar pertemuan tertutup yang dilanjut ziarah ke makam Kiai Hasyim Asy’ari.

•Baca: Kiai Ma’ruf Mundur dari Rais Aam Setelah Resmi Cawapres

“Itu dulu kamar saya,” kenang Kiai Ma’ruf dalam perjalanan menuju makam, sembari menunjuk salah satu kamar di asrama Ponpes Tebuireng.

Usai ziarah, Kiai Ma’ruf mengatakan, dirinya sengaja silaturahim ke sejumlah Ponpes untuk minta restu terkait pencalonannya sebagai Cawapres. “Ini untuk meminta restu dan barokah, karena saya maju sebagai Cawapres,” katanya.

Sebelum ke Tebuireng, Kiai Ma’ruf dan rombongan mengunjungi Ponpes Lirboyo dan Ploso, Kediri. Di kedua Ponpes tersebut, kedatangan Kiai Ma’ruf yang didampingi Ketua PKB, Muhaimin Iskandar disambut ribuan santri.