Penganiayaan Panwascam, Bawaslu Jatim: Tindakan Biadab!

Purnomo Satrio Pringgodigdo, kecam penganiayaan terhadap komisioner Panwascam Waru, Pamekasan. | Foto: Ist
Purnomo Satrio, kecam penganiayaan terhadap komisioner Panwascam Waru, Pamekasan. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Komisioner Bawaslu Jatim, Purnomo Satriyo Pringgodigdo mengecam keras peristiwa dugaan penganiayaan terhadap komisioner Panwascam Waru, Pamekasan, Madura, Samsul (ketua) dan Mohammad Tohiruddin (anggota).

Bahkan, Purnomo menyebut tindakan yang dilakukan oknum Caleg salah satu Parpol tersebut sebagai tindakan biadab dari aksi premanisme dan jauh dari semangat demokrasi.

“Pemilu adalah ruang kontestasi untuk memilih wakil rakyat yang beradab, namun yang dilakukan oleh oknum Caleg terhadap penyelenggara Pemilu merupakan tindakan biadab,” tegasnya melalui pernyataan tertulis yang diterima Barometerjatim.com, Jumat (5/4/2019).

Purnomo menuturkan, berdasarkan informasi dari Bawaslu Kabupaten Pamekasan, pada 4 April sekitar pukul 22.30 WIB, terjadi kekerasan fisik dan verbal terhadap Samsul dan Tohiruddin, yang dilakukan oknum Caleg dari Kabupaten Pamekasan.

Kejadian bermula saat Samsul dan Tohiruddin bersama jajaran lainnya menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai melanggar aturan. Namun upaya Panwascam tersebut malah berbuah kekerasan.

Oknum Caleg yang datang ke lokasi penurunan APK, memukul Samsul dan mencekal kerah baju Tohiruddin sembari mengintimidasi. “Oknum Caleg itu bukan hanya menggertak, namun berlanjut kepada pemukulan fisik pada sekujur tubuh Tohiruddin,” terang Purnomo.

Selain mengecam, Purnomo yang mantan Komisioner KPU Surabaya itu juga meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kejadian tersebut, lantaran kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan dan dapat dipidana.

“Mari bersama-sama mewujudkan Pemilu yang tenang, aman dan damai,” pungkasnya.•

» Baca Berita Terkait Pemilu 2019, Bawaslu Jatim