Pendukung Jokowi Ini Ngaku Bisa Hentikan Lumpur Lapindo

TAWARKAN TEORI BERNOULLI: Djaja Laksana, ngaku bisa hentikan semburan lumpur Lapindo yang sudah berlangsung 12 tahun. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TAWARKAN TEORI BERNOULLI: Djaja Laksana, ngaku bisa hentikan semburan lumpur Lapindo yang sudah berlangsung 12 tahun. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – 12 tahun berjalan, musibah lumpur panas Sidoarjo — populer dengan sebutan lumpur Lapindo — tak kunjung berhenti. Tak sedikit ilmuwan hingga paranormal turun tangan, namun hingga kini semburannya makin menggunung.

Di tengah kebuntuhan mencari solusi, peneliti ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya yang juga pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019, Ir Djaja Laksana mengaku sanggup menghentikannya.

Djaja berharap Jokowi terpilih lagi menjadi presiden. Kalau dirinya diberi tugas, maka semburan lumpur Lapindo yang diperkirakannya masih berlangsung hingga 30 tahun lagi itu akan dihentikan.

• Baca: Aksi Bagi Bunga TKD Jatim Curi Perhatian Pengguna Jalan

“Sebab itu sangat merusak lingkungan,” katanya di sela memperingati Hari AIDS se-Dunia yang digelar Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin wilayah Jatim di Jalan Raya Darmo Surabaya, Minggu (2/12).

Lantas, cara apa yang akan dipakai untuk menghentikannya? Djaja menawarkan teori Bernoulli. Prinsip teori ini, yakni membuat bendungan melebihi total head (ketinggian maksimal) semburan yang dibuat melingkari pusat semburan.

“Kalau sudah ketemu total head, maka otomatis lumpur berhenti sendiri. Jadi saat Jokowi jadi presiden lagi, harapan kita supaya lumpur Lapindo disetop dengan teori Bernoulli. Pasti berhenti!” ucapnya.

• Baca: 4 Alasan Buruh Migran di Hong Kong dan Macau Pilih Jokowi

Meski teori ini belum pernah dipakai dan diklaimnya sebagai temuan pertama di dunia, Djaja yakin pasti berhasil karena pihaknya sudah 12 tahun melakukan riset.

Bahkan dirinya sudah dipanggil LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), DRN (Dewan Riset Nasional) maupun pihak ITS untuk mempresentasikan teorinya.

• Baca: Didukung Ra Kholil, Prabowo Rasakan Energi dari Kiai As’ad

“12 tahun itu bukan waktu yang singkat. Kita juga banyak diundang menjadi pembicara dan tidak ada yang membantah teori kita. Lumpur Lapindo bisa distop dengan teori Bernoulli,” ujarnya.

Saat kembali dipertegas, yakinkah teorinya bisa menghentikan lumpur Lapindo, Djaja menjawab tanpa keraguan, “Pasti! Lumpur Lapindo pasti berhenti dengan Bernoulli.”

» Baca Berita Terkait Jokowi-Ma’ruf, TKD Jatim