Peluang Tipis, Demokrat Tetap Siapkan AHY di Pilpres 2019

RAKORDA DEMOKRAT JATIM: Rakorda Partai Demokrat Jatim di Surabaya, Sabtu (21/7). Tetap siapkan AHY maju Pilpres 2019. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
RAKORDA DEMOKRAT JATIM: Rakorda Partai Demokrat Jatim di Surabaya, Sabtu (21/7). Tetap siapkan AHY maju Pilpres 2019. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Seiring keputusan PKB merapat ke poros Joko Widodo (Jokowi), opsi ketiga di Pilpres 2019 pun tertutup. Maka pilihan Demokrat tinggal merapat ke Jokowi atau sebaliknya, mengusung Prabowo Subianto.

“Gerindra dengan PKS, tinggal Demokrat dan PAN yang belum. Seandainya Demokrat dan PAN berkoalisi tidak cukup (20 persen),” kata Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat, Fajar Sampurno, saat Rakorda Partai Demokrat Jatim di Surabaya, Sabtu (21/7).

Meski peluang mengusung Capres/Cawapres tipis, Demokrat tetap mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju di Pilpres 2019 hingga hingga batas waktu pendaftaran Capres-Cawapres, 10 Agustus 2018.

• Baca: Soekarwo Ikut Pilihan Khofifah: Dukung Jokowi Dua Periode

“Kalau partai tak punya Capres atau Cawapres, masyarakat tidak melihat partai itu. Ini pengalaman (Demokrat) pada dua Pemilu terakhir,” ungkapnya.

Pada Pemilu 2009, lanjut Fajar, Demokrat memiliki Capres yang kuat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan survei di atas 65 persen. Situasi ini membuat Demokrat melambung. “Masyarakat yang mau nyoblos, bayangannya dari rumah sudah Demokrat,” katanya.

“Sehingga kita mendapatkan 148 kursi di DPR RI. Kondisi ini berbeda dengan Pilpres 2014. Partai Demokrat tak punya Capres atau Cawapres sehingga masyarakat tidak melihat Demokrat,” tandasnya.

• Baca: Voting! Demokrat Jatim Tegas Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Karena itu, Demokrat akan tetap melihat peluang hingga last minute pendaftaran. Baginya, meski tinggal dua opsi, politik tetap sangat cair. “Bisa saja ada yang keluar dari koalisi yang sudah ada. Semua ada kemungkinan,” ucapnya.

Di sisi lain, pengurus Partai dan Fraksi Demokrat di DPRD se-Jatim sudah menentukannya lewat voting dengan mayoritas memilih agar Denokrat merapat ke Jokowi.

Begitu pula dengan Ketua DPD partai Demokrat Jatim, Soekarwo mendorong DPP agar mempertimbangkan merapat ke Jokowi, karena Gubernur Jatim terpilih yang diusung Demokrat, Khofifah Indar Parawansa sejak awal menegaskan berseiring dengan Jokowi.