PAN Kian Dekat ke Demokrat, Bye bye.. Poros Tengah!

| Ilustrasi: Barometerjatim.com
| Ilustrasi: Barometerjatim.com

SURABAYA, Barometerjatim.com – Lupakan poros ketiga. PAN yang diharapan La Nyalla Mattalitti bisa diajak mengusungnya di Pilgub Jatim 2018 sekaligus untuk memenuhi penugasan dari Partai Gerindra, naga-naganya lebih tertarik bergabung dengan koalisi yang sudah ada.

PAN bahkan sudah mengambil keputusan final, memilih mengusung Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak atau Saifullah Yusuf-Azwar Anas. Tinggal diumumkan!

“PAN sudah mengambil sikap dan ini tidak akan berubah. Tinggal diumumkan saja dalam waktu dekat,” terang Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun kepada wartawan usai menghadiri puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017 di Lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya, Rabu (20/12).

• Baca: Punya Histori Kuat, PAN Tak Akan Berpaling dari Demokrat

Jika sudah memilih poros yang sudah ada, mengapa PAN tak kunjung mengumumkan pasangan calon yang akan diusung? “Ini masih ada waktu setengah bulan sebelum pendaftaran, jadi masih cukup,” katanya.

“Ingat saat Pilgub Jatim periode lalu, PAN memutuskan sikap sehari sebelum pendaftaran ditutup dan itu tidak masalah,” tambah anggota Komisi B DPRD Jatim tersebut.

Saat dipertegas apakah pasangan yang akan diusung itu Khofifah-Emil, Agus tetap enggan berterus terang. Baginya, dua poros yang sudah ada saat ini masih memungkinkan untuk diajak bergandengan.

Kendati demikian, dia mengakui tengah intensif berkomunikasi dengan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo terkait Pilkada di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Hal ini seolah menjadi sinyal bahwa PAN akan kembali merajut koalisi dengan Demokrat seperti di dua Pilgub Jatim sebelumnya. “Ya kemungkinan nostalgia itu ada,” ucapnya.

• Baca: Lebih Dekat ke Khofifah, PAN ‘Padamkan’ Harapan La Nyalla

Dia juga menegaskan calon yang dipilh nanti harus paham dan mampu meneruskan program Gubernur Soekarwo. “Wajib bisa meneruskan programnya Pakde,” tegasnya.

Sinyal Agus ini semakin mengerucutkan spekulasi kalau PAN akan bergabung dengan Demokrat mengusung Khofifah-Emil. Terlebih beberapa waktu lalu Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan juga memberi sinyal sangat terang untuk mendukung Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut.

“Ditunggu saja. Yang jelas kami sudah melakukan kajian mendalam, ada data dan angka. Termasuk mayoritas usulan dari bawah seperti apa. Insyaallah ini tidak akan berubah,” papar Agus.•