Selasa, 29 November 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Ormas Tak Perlu Buka Pendaftaran ‘Jihad’ ke Rohingya

Berita Terkait

Ilustrasi (Ist)
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Penindasan dan pembantaian yang diderita muslim Rohingya, Myanmar, mengundang keprihatinan banyak pihak. Bahkan Ketua PC GP Ansor Surabaya, Faridz Afif mengaku menerima informasi ada Ormas yang membuka pendaftaran ‘jihad’.

Namun Faridz menilai hal itu tidak perlu. “Masyarakat Rohingya saat ini tidak butuh perang, melainkan solusi hidup dan perdamaian,” tegasnya, Selasa (5/9).

Manurut Faridz, sudah ada saluran resmi yang saat ini tengah bekerja untuk mengupayakan penyelesaian konflik kemanusiaan tersebut.

• Baca: Khofifah Minta Ulama Besar Makkah Bantu Muslim Rohingya

“Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu dan Aliansi Kemanusian Indonesia untuk Myanmar (AKIM) tengah melakukan diplomasi perdamaian. Mari kita bersama mendoakan semoga konflik ini segera selesai dan mendapatkan jalan keluar yang baik,” tandasnya.

Sehari sebelumnya, PW GP Ansor Jawa Timur melakukan aksi sekaligus mengingatkan akan bahaya informasi hoax atas kasus di Myanmar itu.

• Baca: Selesaikan Konflik Rohingya atau Usir Dubes Myanmar

Aksi dilakukan dengan konvoi menuju kantor PWNU Jatim di kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya, dilanjutkan dengan melakukan shalat ghaib, istighotsah dan pernyataan sikap.

Berdasarkan berbagai sumber yakni informasi, berita, kajian, penelitian, survei dan lain-lain, Ansor Jawa Timur berkeyakinan bahwa benar telah terjadi tragedi kemanusiaan di Myanmar tepatnya di daerah Arakan, Rakhine yang menimpa etnis Rohingya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -