Novelis Agung Virginia Woolf Hiasi Google Doodle

NOVELIS AGUNG: Sketsa wajah novelis agung, Virginia Woolf menghiasi Google Doodle Kamis (25/1) hari ini. | Ilustrasi: Google
NOVELIS AGUNG: Sketsa wajah novelis agung, Virginia Woolf menghiasi Google Doodle Kamis (25/1) hari ini. | Ilustrasi: Google

SURABAYA, Barometerjatim.com – Hari ini, Kamis (25/1), tepat ke-136 Virginia Woolf dilahirkan dan sketsa wajah novelis agung itu menghiasi Google Doodle. Siapa dia?

Virginia Woolf, novelis Inggris yang disebut-sebut salah satu tokoh terbesar sastra modernis dari abad ke-20. Memilih disebut seorang humanis ketimbang feminis. Baginya, feminis lebih menunjukkan pada suatu obsesi dengan wanita dan permasalahan wanita.

Dikutip dari The Sun, sejak kecil bakat menulis Virginia Woolf sudah terlihat. Lalu saat dewasa mengeluarkan banyak karya baik novel, esai hingga cerpen. Karyanya paling dikenal antara lain novel Mrs Dalloway, To the Lighthouse, Orlando, dan esainya A Room of One’s Own.

• Baca: Katy Jurado, Meksiko Pertama di Industri Film Hollywood

Woolf dibesarkan di sebuah rumah dengan sebuah perpustakaan besar yang kerap dikunjungi para intelektual. Tak mengherankan, Woolf kemudian menjadi anggota integral Grup Bloomsbury, kelompok intelektual dan seniman kontemporer terkemuka ketika itu.

DEPRESI BERAT: Hidup Virginia Woolf berakhir tragis. Selama Perang Dunia II berkecamuk di Eropa mengalami depresi berat. | Foto: The Sun
DEPRESI BERAT: Hidup Virginia Woolf berakhir tragis. Selama Perang Dunia II berkecamuk di Eropa mengalami depresi berat. | Foto: The Sun

Namun hidup Woolf berakhir tragis. Selama Perang Dunia II berkecamuk di Eropa dia  mengalami depresi berat. Lantaran tidak dapat mengatasi depresinya, Woolf mengenakan mantelnya, mengisi kantungnya dengan batu dan berjalan ke Sungai Ouse pada 28 Maret 1941. Dia kemudian terjun ke sungai itu dan pihak berwenang menemukan mayatnya tiga minggu kemudian.

Untuk menghormatinya, hari ini Google membuat sketsa wajah Woolf yang dikelilingi daun-daun berguguran yang dibuat oleh ilustrator Louise Pomeroy. Sebuah tema visual yang kerap dipakai Woolf dalam karya-karyanya.