Katy Jurado, Meksiko Pertama di Industri Film Hollywood

KEMBANG MEKSIKO: Katy Jurado, aktris berdarah Meksiko yang mengguncang industri perfilman Hollywood menjadi Google doodle, Selasa (16/1). | Ilustrasi: Google
KEMBANG MEKSIKO: Katy Jurado, aktris berdarah Meksiko yang mengguncang industri perfilman Hollywood menjadi Google doodle, Selasa (16/1). | Ilustrasi: Google

KATY JURADO tak sekadar memiliki kecantikan klasik. Bentuk mata yang besar menjadikan sorot pandangannya tajam: Isyarat kuat dalam berkarakter — ciri khas memainkan peranan penting dalam industri perfilman di Meksiko dan Hollywood.

16 tahun setelah kematiannya di Cuernavaca Meksiko, 5 Juli 2002, secara khusus Google mengenang reputasi serta merayakan hari ulang tahunnya melalui doodle edisi Selasa (16/1) hari ini. Ultah ke-94.

Katy dikenal karena piawai meminkan karakter ‘femme fatale’. Lebih dari itu, aktris berdarah Meksiko ini diingat lantaran penampilannya di lebih dari 70 film Amerika Barat (AS) dan Meksiko pada 1940 hingga 1960-an.

• Baca: Google Doodle Hari Ini: Marlene Dietrich Sang Penentang Nazi

Paling fenomenal, Katy tercatat sebagai aktris Meksiko pertama peraih Golden Globe Award untuk Aktris Pendukung Terbaik. Dia  juga mendapat pengakuan dunia dengan penghargaan Silver Ariel dan beberapa nominasi Academy Awards.

Katy juga bintang utama yang paling bersinar di sinema Meksiko, serta salah satu aktris Meksiko yang paling popular di film AS yang dibuat pada 1950-an.

Film pertamanya di Hollywood yakni Bullfighter dan Lady di 1951. Lewat usaha yang keras dia berhasil melafalkan dan menghafalkan naskah dalam bahasa Inggris. Padahal pemahamannya soal bahasa Inggris sangat terbatas, hanya menghafalkan “suara” dari kalimat di naskah.

• Baca: Dua Julukan Keramat Kiai Wahab dari Mbah Hasyim

Saat remaja belasan tahun, Katy terbilang ‘bandel’. Pernah dilarang berakting oleh keluarganya tapi malah menandatangani kontrak pertamanya secara diam-diam. Setelahnya karir Katy kian meroket lewat beberapa film selama masa keemasan perfilman Meksiko, termasuk La Vida Inutil de Pito Perez yang sukses di 1943.

Namun berakting di film bukanlah satu-satunya profesi Katy. Mantan jurnalis itu piawai menulis feature, mengulas film, bahkan tulisannya rajin mewarnai surat kabar di Meksiko. Satu lagi, The Guardian.com menyebutkan Katy Jurado seorang komentator radio.

Tolak Cinta Sinatra

INCARAN KUMBANG: Katy Jurado, kecantikannya yang klasik membuat Frank Sinatra bertekuk lutut namun ditolak. | Foto: Capture Youtube
INCARAN KUMBANG: Katy Jurado, kecantikannya yang klasik membuat Frank Sinatra bertekuk lutut namun ditolak. | Foto: Capture Youtube

Semasa muda, Katy yang kelahiran Guadalajara, Meksiko, 6 Januari 1924, terkenal sangat jelita. Paras khas Meksikonya membuat banyak pria jatuh hati, salah satunya penyanyi sekaligus aktor terkenal Frank Sinatra.

Sinatra sempat mengutarakan cintanya pada Katy. Namun pernyataan cintanya tak berbalas manis. Katy menolaknya dan mengajaknya untuk berteman biasa.

• Baca: Jarang-jarang Lihat Mensos Masak, Begini Keseruannya

Tak hanya Sinatra yang terpikat, Marlon Brando juga merasakan getaran serupa. Namun dalam biografi Katy tak disebutkan hubungannya lebih jauh dengan Brando, sebatas teman baik karena bertemu dalam beberapa film yang diperankannya.

Katy sebenarnya berasal dari keluarga kaya raya. Memiliki keseluruhan dari apa yang saat ini adalah Texas. Namun Revolusi Meksiko membuat kebangkrutan keluarganya.

Mengenai kebangkrutan keluarganya ini, dia menuliskan suasana hatinya, “Keluargaku tidak lagi kaya raya, tapi mereka tetap hidup seperti itu.”