Miliki Kesamaan Jalur Politik, Khofifah Promosikan Gus Habib

Gus Habib (tengah, foto atas), memiliki kesamaan jalur politik dengan Khofifah. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim terpilih 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa untuk kali kesekian mendorong kalangan milenial agar lebih banyak mengisi pos-pos strategis, baik di eksekutif maupun legislatif.

Hal itu didasari keterwakilan milenial cukup besar lantaran tren bonus demografi sudah terjadi di Indonesia. Saat Pilgub Jatim 2018 misalnya, pemilih dari kalangan milenial mencapai 41 persen.

Bahkan di level eksekutif, sudah mulai banyak milenial yang naik panggung. Perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu mencontohkan Emil Elestianto Dardak, usai sukses menjadi bupati Trenggalek kini terpilih menjadi wakil gubernur Jatim.

“Milenial itu jumlah pemilihnya hampir 41 persen. Maka representasi milenial di dalam pencalegan, apakah tingkat dua, satu, pusat, DPD, menurut saya adalah penting termasuk Wagub Jatim milenial,” kata Khofifah usai memberi Pembekalan Saksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DBL Arena Surabaya, Kamis (7/2/2019).

Alasan milenial itu pula membuat Khofifah mengajak pemilih di Dapil I Jatim (Surabaya-Sidoarjo) agar mengantarkan putra pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Mojokerto dan Surabaya, KH Asep Saifuddin Chalim, Mohammad Habibur Rochman (Gus Habib) untuk menduduki kursi DPR RI.

Selain dari kalangan milenial, Khofifah menyebut jalur politik Gus Habib mirip perjalanan karir politiknya. Sama-sama nyaleg di usia muda, 25 tahun dan dari partai yang sama, PPP.

“Saya dibesarkan PPP. Dulu saya juga berangkat dari Dapil Surabaya, calon DPR RI. Sekarang Gus Habib berangkat dari Dapil (Jatim I) Surabaya dan Sidoarjo untuk Caleg DPR RI. Mudah-mudahan beliau bisa menjadi perwakilan Dapil I yang akan membawa aspirasi warga,” paparnya.

Mendapat dukungan dari Khofifah, Gus Habib yang juga bendahara umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Pusat menyampaikan rasa syukurnya. Apalagi dia sudah beberapa kali blusukan ke masyarakat bersama Khofifah.

“Lebih dari 10 kali saya bersama Bu Khofifah menyapa warga. Meskipun di wilayah yang jalannya hanya bisa dilalui dengan jalan kaki, beliau mau hadir menyapa masyarakat,” katanya.

Gus Habib berharap bisa menjadi perwakilan milenial dengan duduk di kursi DPR RI untuk membawa aspirasi kaum muda. “Menghadapi revolusi industri 4.0, pemuda harus mendapat porsi lebih di berbagai bidang termasuk politik,” ucapnya.

Cakep Agama dan Orangnya

Tak hanya Khofifah, ajakan memilih Gus Habib juga dilontarkan Ketua DPW PPP Jatim, Musyaffa’ Noer. “Ini putranya siapa,” tanya Musyaffa’ kepada sekitar 6.000 massa yang hadir dan serempak menjawab, “Kiai Asep!”

“Berarti kalau ndak milih Gus Habibur Rochman dosa. Berarti ndak cinta kepada Kiai Asep,” tambah Musyaffa’ yang disambut koor, “Milih..!!” diikuti aplaus panjang.

Sebelum acara dimulai, Siti Zumaroh, warga Wonocolo Surabaya yang hadir menilai sosok Gus Habib tak sekadar cakep orangnya tapi juga cakep agamanya. “Gus habib kan mendapat bimbingan (agama) secara langsung dari Kiai Asep,” ujarnya.

Berbeda dengan Iin Farida, warga Pacar Keling, Surabaya. Dia berharap jika Gus Habib terpilih menjadi anggota DPR RI agar memperjuangkan aturan yang memudahkan warga miskin untuk kuliah.

“Ya, saya berharap Gus Habib memberikan fasilitas pada anak-anak dari keluarga miskin agar bisa punya kesempatan kuliah,” katanya.•

» Baca Berita Terkait Gus Habib, Pileg 2019