Mendagri Puji Peran Strategis APPSI Konektivitaskan Daerah

PENGUKUHAN PENGURUS APPSI: Pengukuhan kepengurusan APPSI periode 2015-2019 yang diketuai Gubernur Jatim Soekarwo di Jakarta, Senin (2/7). | Foto: IST
PENGUKUHAN PENGURUS APPSI: Pengukuhan kepengurusan APPSI periode 2015-2019 yang diketuai Gubernur Jatim Soekarwo di Jakarta, Senin (2/7). | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memuji peran strategis Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Di antaranya dalam mengkonektivitaskan keunggulan perdagangan antardaerah melalui perdagangan antarpulau.

Tjahjo mencontohkan Jakarta yang membutuhkan sekitar 43 ribu sapi untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakatnya, terfasilitasi kebutuhannya dengan baik atas dukungan APPSI.

Jumlah tersebut bisa dipenuhi dari provinsi produsen sapi, di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jatim, dengan provinsi-provinsi lain yang dilewati tetap memperoleh manfaat dari perdagangan ini.

• Baca: Pakde Karwo Lantik 10 Pejabat Eselon II Pemprov Jatim

“Inilah salah satu bentuk dan peran dari APPSI. Ada sinergi dan konektivitas yang dibangun,” ujarnya saat mengukuhkan kepengurusan APPSI periode 2015-2019 yang diketuai Gubernur Jatim Soekarwo sebagai di Hotel Borobudur Jakarta dalam rilis yang diterima Barometerjatim.com, Senin (2/7).

Mendagri yang juga pembina APPSI mempertanyakan, kenapa harus impor beras jika di masing-masing provinsi terdapat stok beras. Karena itu, mewujudkan dan membangun konektivitas antarprovinsi inilah yang perlu terus dilakukan APPSI.

• Baca: Pakde Karwo: Konsep Aswaja Dukung Suasana Sejuk di Jatim

APPSI, lanjut Tjahjo, juga dituntut mampu merumuskan keputusan strategis dan tidak boleh menciptakan sekat daerah atau kewilayahan. Apalagi gubernur merupakan kepanjangan tangan presiden di daerah.

Dengan demikian, APPSI dituntut mampu menyelaraskan program di daerah dengan program nasional. “Semoga Rakerda ini menghasilkan keputusan-keputusan positif yang mempu mempercepat kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Jalin Kemitraan Provinsi

Sementara dalam sambutannya, Soekarwo mengatakan pengurus APPSI saat ini merupakan penyempurnaan kepengurusan. Pengukuhan ini, lanjut Pakde Karwo — sapaan akrabnya — mempunyai makna APPSI harus terus meningkatkan tugas dan fungsinya sebagai organisasi kerjasama dan hubungan kemitraan antarprovinsi.

Selain itu, sebagai penghubung antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka peningkatan pembangunan pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.

Pakde Karwo juga menyampaikan beberapa program yang telah menjadi fokus APPSI dalam mempercepat terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil makmur. Namun demikian, kepengurusan baru menambahkan beberapa program tambahan prioritas.

• Baca: KEK Singosari Diharapkan Lecut Pertumbuhan Ekonomi

Di antaranya program seminar nasional dan penganugerahan bagi para gubernur di berbagai bidang, yang puncaknya akan dilakukan pada Januari 2019 di Jakarta. “Agar penilaian lebih independen, maka program ini kami kerjasamakan tim appraisal independen,” ujarnya.

APPSI, lanjutnya, juga akan melaksanakan program ekspedisi jalur darat 34 gubernur yang bertujuan untuk menggali informasi secara komprehensif berbagai inovasi kebijakan yang telah diimplementasikan di masing-masing daerah.