Masnuh: PKB Tak Bisa Halangi Khofifah Menang di Sidoarjo

TEKAD HATTRICK: Haji Masnuh, PKB tidak bisa menghalangi pasangan Khofifah-Emil memenangi Pilgub Jatim di Sidoarjo dan Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TEKAD HATTRICK: Haji Masnuh, PKB tidak bisa menghalangi pasangan Khofifah-Emil memenangi Pilgub Jatim di Sidoarjo dan Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Kabupaten Sidoarjo adalah basis suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Terlebih mulai jabatan bupati, wakil bupati hingga ketua DPRD dikuasai struktural PKB. Belum lagi ketua PC Muslimat NU yang juga bagian dari ‘Green Party’.

Situasi ini membuat pasangan Cagub-Cawagub Jatim nomor urut dua, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno disebut-sebut bakal memenangi Pilgub Jatim 2018 di kabupaten berpenduduk 2,279 juta tersebut (sensus 2014).

Tapi jangan lupa, Khofifah memiliki rapor manis di Sidoarjo. Dari dua kali Pilgub Jatim (2008 dan 2013) ketua umum PP Muslimat NU itu selalu menang, apapun Parpol yang mengusungnya, termasuk Parpol ‘gurem’ sekalipun.

• Baca: Amanat Gus Dur: Bantulah Khofifah, Dia Srikandinya NU

Kondisi inilah yang membuat tim pemenangan sekaligus relawan Khofifah-Emil di Sidoarjo, yakin Khofifah akan mencetak hattrick alias tiga kali kemenangan beruntun di Kota Delta. Apalagi massa riil pendukung Khofifah, warga Muslimat NU sangat solid dan loyal kepada ketua umumnya.

“Dua kali Bu Khofifah menang di Sidoarjo. Insyaallah Pilgub kali ini menang lagi di Sidoarjo, bahkan di seluruh Jatim,” kata Ketua Tim Relawan Khofifah-Emil di Sidoarjo, Haji Masnuh kepada wartawan di Waru, Sidoarjo, Kamis (5/4).

Meski secara partai Khofifah-Emil tidak diusung PKB, Masnuh yakin konstituen PKB tetap mendukung Khofifah-Emil mengingat paslon nomor urut satu ini sama-sama kader Nahdlatul Ulama (NU). Lebih-lebih Khofifah yang anak ideologi Gus Dur dan dalam berpolitik tidak pernah keluar dari garis NU.

• Baca: Salut! Relawan Khofifah-Emil Peduli Penyandang Disabilitas

“Para elit tidak mesti bisa mengubah suara di bawah. Masyarakat saat ini butuh bukti bukan janji, para relawan dan pemilih Khofifah sudah tahu itu. Siapa pemimpin yang layak dipilih dan bisa menyejahterakan Sidoarjo dan Jatim,” katanya.

Masyarakat, tambah pengusaha sukses tersebut, mulai terkikis kepercayaannya kepada pemimpin yang tidak bisa memenuhi janjinya. Nah, kehadiran Khofifah-Emil merupakan way out sehingga masyarakat percaya lagi kepada pemimpinnya.

“Dua sosok ini sudah terbukti menjadi pemimpin yang amanah dan membawa manfaat kepada masyarakat. Saya yakin masyarakat Sidoarjo tetap berpegang teguh pada komitmen memenangkan Bu Khofifah,” tegasnya.

Pengukuhan Korcam-Kordes

PENGUKUHAN: Haji Masnuh (kanan) saat pengukuhan Korcam dan Kordes Relawan Khofifah-Emil di Kecamatan Waru, Rabu (4/4) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
PENGUKUHAN: Haji Masnuh (kanan) saat pengukuhan Korcam dan Kordes Relawan Khofifah-Emil di Kecamatan Waru, Rabu (4/4) malam. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

Sebelumnya, Rabu (4/4) malam, Masnuh mengukuhkan Korcam dan Kordes relawan pemenangan Khofifah-Emil yang dihadiri ratusan orang di Waru. Mereka berkomitmen menangkan Khofifah-Emil untuk kali ketiga di Sidoarjo.

Relawan yang terdiri dari para kiai, santri serta ibu-ibu tersebut juga menggelar istighotsah dan doa bersama. Sejumlah tokoh turut hadir di tengah ratusan relawan, di antaranya KH Asep Saifuddin Chalim serta KH Maskur Hasyim.

• Baca: Stop Main Jiplak! Relawan Khofifah-Emil Ajak Adu Karya

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Asep menegaskan meski dirinya termasuk pendiri PKB di Surabaya, khusus Pilgub Jatim 2018 rela menanggalkan baju kepartaiannya demi mendukung dan memenangkan Khofifah-Emil.

“Saya memilih pasangan ini untuk mengedepankan kewajiban saya, memilih orang yang mampu mewujudkan Jawa Timur yang adil dan makmur,” katanya.