Mahasiwa Ubaya Raih 3 Medali Kejuaraan Wushu di China

JUARA WUSHU DI CHINA: Natalie Chriselda Tanasa, mahasiwa Ubaya mengharumkan Indonesia di China. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG
JUARA WUSHU DI CHINA: Natalie Chriselda Tanasa, mahasiwa Ubaya mengharumkan Indonesia lewat kejuaraan wushu di China. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Mahasiswa Program Kekhususan Multimedia, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) Natalie Chriselda Tanasa mengharumkan Indonesia lewat kejuaraan dunia wushu di China.

Dalam kejuaraan di ajang 2018 FISU World University Wushu Championship yang digelar di Macau, awal Agustus tersebut, Natalie meraih dua medali emas dan satu perunggu.

“Emas di nomor Pedang, terus emas satunya lagi di nomor Tinju Utara dan yang perunggu di nomor Tombak,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (30/8).

• Baca: Teliti Ideologi Kitab Kuning, Peneliti Muda NU Raih Doktor

“Meraih emas mengalahkan mahasiswa dari China Taipe (Taiwan) sama Malaysia. Emas satunya (mengalahkan) Malaysia sama Jepang,” tambahnya.

Natalie merupakan satu dari tujuh atlet Indonesia yang dikirim ke kejuaraan dunia antar-universitas tersebut. Mereka mahasiswa yang sebelumnya meraih kemenangan di Kejuaraan Nasional Wushu Piala Raja di Yogyakarta, Maret lalu.

Sementara kejuaraan wushu di Macau ini diikuti sekitar 50 atlet dari seluruh dunia. Selain Natalie, Jatim juga mengirimkan satu mahasiswa lainnya dari Universitas Kristen Petra Surabaya, William Adinata.

• Baca: Kampus Kalau Partisan, Hilang Kredibilitas Akademisnya

Meski tidak mendapatkan medali emas, William berhasil membawa pulang dua medali, masing masing satu perak dan satu perunggu.

Terkait keberhasilan di Macau, usaha keras yang dilakukan Natalie bersama William tidaklah sebentar. Termasuk berlatih intensif di bawah naungan KONI Jatim sekitar sebulan dan di China juga sekitar sebulan.

Selanjutnya, Natalie yang pernah meraih medali perunggu secara beregu di SEA Games Myanmar 2013, akan mempersiapkan diri untuk mengikuti Pra PON 2019.