Larut Malam, Khofifah Takziah ke Rumah Korban Teror Bom

TAKZIAH KORBAN TEROR BOM: Cagub Khofifah takziah ke rumah keluarga korban teror bom di Waru, Sidoarjo. Selasa (15/5) malam. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
TAKZIAH KORBAN TEROR BOM: Cagub Khofifah takziah ke rumah keluarga korban teror bom di Waru, Sidoarjo. Selasa (15/5) malam. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Duka mendalam masih dirasakan Khofifah Indar Prawansa atas teror bom di Surabaya dan Sidoarjo. Turut belasungkawa, Selasa (15/5) malam Cagub nomor urut satu itu bertakziah ke rumah salah seorang korban bom di Gereja Pantektosa, Surabaya.

Khofifah takziah usai berkunjung ke Madura. Larut malam tiba di rumah duka di Tropodo, Waru, Sidoarjo, ketua umum PP Muslimat NU itu disambut keluarga mendiang Nuchin (56). Almarhum diketahui meninggalkan seorang istri dan satu anak.

“Semoga Allah memberikan kesabaran, keihkhlasan. Almarhum Pak Nuchin, semoga dipanggil dengan panggilan sayang Allah,” kata Khofifah saat memimpin doa.

Mata Khofifah tampak berkaca-kaca saat mengelus bahu anak mendiang Nuchin, sambil memberi nasihat kepadanya. “Kita tidak tahu dengan cara apa Allah memanggil kita,” ucapnya.

• Baca: Kutuk Teror Bom di Surabaya, Khofifah Minta Warga Tak Takut

“Makanya kita shalatnya harus ditambah. Tetap rajin shalat ya Nak, doakan bapaknya baca al fatihah setiap setelah shalat ya. Rajin sekolah, semoga ilmumu manfaat barokah.”

Khofifah begitu mengecam pengeboman yang terjadi. Aksi keji yang dinilai tidak menghargai datangnya Ramadhan. “Kita beri kesempatan kepada polisi untuk mengusut tuntas pelaku dan jaringannya,” ujarnya.

Seperti dituturkan keluarganya, sebelum meninggal, saat itu Nuchin hendak pulang dari Pasar Loak Surabaya menuju kediamannya di Sidoarjo. Di lingkungan warga, Nuchin dikenal sosok yang sederhana dan ramah.