Korban Pemukulan Pilot Lion Air Baru Lapor Usai Video Viral

Korban pemukulan pilot Lion Air usai melapor ke Polrestabes Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/natha lintang
Korban pemukulan pilot Lion Air usai melapor ke Polrestabes Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/natha lintang

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pegawai Hotel La Lisa berinisial R korban pemukulan pilot Lion Air berinisial AG, memilih melapor ke Polrestabes Surabaya setelah videonya viral di Media Sosial (Medsos), Jumat (3/5/2019) petang.

R mendatangi kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya di Jalan Sikatan sekitar pukul 18.00 WIB, didampingi General Manager (GM) Hotel La Lisa, Rahmi D Tris dan empat orang lainnya.

Menurut Rahmi, pegawainya tersebut memang tidak mengalami luka fisik pascakejadian. “Tapi psikis dan trauma (pascapemukulan oleh AG),” jelas Rahmi mewakili korban.

Rahmi menjelaskan, R memutuskan untuk membuat laporan polisi setelah berkonsultasi dengan pihak Polrestabes Surabaya. Dalam laporannya, R juga menyertakan bukti visum dari dokter seperti yang disarankan polisi.

Sementara Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menyebut, peristiwa pemukulan terjadi pada 30 April 2019 lalu.

Saat itu, kata Rudi, AG menginap bersama enam orang lainnya, termasuk pramugari dan pramugara Lion Air di Hotel La Lisa.

Lalu terjadilah pemukulan oleh AG terhadap R, karena kecewa pakaian yang dilaundrykan dianggap kurang rapi alias tidak disetrika. Namun korban tidak langsung melapor polisi pascakejadian.

“Meskipun tidak melapor pun, kami tetap akan memeriksa hal tersebut dengan laporan model A,” tegas Rudi.•

» Baca Berita Terkait Lion Air