Khofifah Letakkan Batu Pertama Asrama Ponpes Karangasem

PELETAKAN BATU PERTAMA: Khofifah melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan, Senin (23/7). | Foto: Barometerjatim.com/WINIDIOVA
PELETAKAN BATU PERTAMA: Khofifah melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan, Senin (23/7). | Foto: Barometerjatim.com/WINIDIOVA

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa kembali berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah Karangasem Paciran, Kabupaten Lamongan, Senin (23/7) siang.

Kedatangannya, selain silaturahim dengan pegawai dan santri Ponpes, juga untuk melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan tahap kedua Asrama Khodijah binti Khuwailid.

Sebelumnya, Khofifah saat menjabat Menteri Sosial (Mensos) juga melakukan peletakan batu pertama tahap pertama pembangunan asrama di Ponpes yang diasuh KH Abdul Hakam Mubarok tersebut.

• Baca: Pacu Kesejahteraan, Khofifah Siapkan Strategi “Double C”

Peletakan batu pertama ini sekaligus menandai dimulainya proses pembangunan Asrama Khodijah II seluas kurang lebih 400 M2.

“Khodijah merupakan sosok entrepreneur yang tangguh dan kuat, semoga nama Khodijah akan menjadi referensi tersendiri buat para santri di Ponpes Karangasem ini,” ujar Khofifah.

Selebihnya dia menuturkan, membangun akhlak dan karakter generasi sangat penting dan menjadi PR bersama. “Dan pesantren adalah opsi strategis sebagai penguatan tarbiyah, tadris, takdim dan taklim,” paparnya.

• Baca: Ketua PWNU Jatim: Bu Khofifah Pemimpin Berpengalaman

Pesantren, tambah Khofifah, “Merupakan referensi buat negara negara lain yang berkonfik, bahwa ukhuwah islamiyah adalah hal yang subtantif.”

Perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu juga meminta dukungan dan doa, agar saat menjabat gubernur nanti bisa mempercepat kesejahteraan masyarakat Jatim.

“Jika ada kesalahan mohon untuk menegur, dan sinergitas antara Pemprov terkait program-program pembangunan pesantren semoga berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Dihuni 2.600 Santri

SAMBUTAN MERIAH SANTRIWATI: Khofifah disambut meriah santriwati saat mengunjungi Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan, Senin (23/7). | Foto: Barometerjatim.com/WINIDIOVA
SAMBUTAN MERIAH SANTRIWATI: Khofifah disambut meriah santriwati saat mengunjungi Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan, Senin (23/7). | Foto: Barometerjatim.com/WINIDIOVA

Sementara pengasuh Ponpes Karamgasem, KH Hakam Mubarok mengatakan, pembangunan asrama ini akan memakan waktu selama 14 bulan. Diharapkan dapat memenuhi asrama santri putri yang saat ini sudah over kapasitas.

• Baca: Khofifah: Persatuan NU Penting untuk Membangun Jatim

“Santri di Ponpes ini mencapai 2.600. Sehingga tahun depan diharapkan pembangunan Ponpes bisa rampung dan bisa menerima peserta didik baru,” katanya.

Kiai Hakam menambahkan, “Di pondok ini kami menyediakan layanan kesehatan, almari santri serta fasilitas lain yang menjadi kebutuhan penginapan bagi santri,” tuturnya.winidiova