Ketum Golkar: Khofifah Gubernur, Jokowi Dua Periode

KELUARGA BESAR GOLKAR: Airlangga Hartarto memakaikan jas Partai Golkar untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
KELUARGA BESAR GOLKAR: Airlangga Hartarto memakaikan jas Partai Golkar untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Mengantarkan Khofifah Indar Parawansa menjadi gubernur Jatim tak hanya kesempatan bagi Partai Golkar untuk bangkit, tapi sekaligus tonggak mewujudkan Jokowi kembali terpilih sebagai presiden di Pilpres 2019.

“Ini kesempatan bagi Partai Golkar untuk bangkit, untuk jaya. Ibu Khofifah menjadi gubernur, Presiden Jokowi terpilih dua kali,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenangan Pilkada 2018 di DPD Partai Golkar Jatim di Surabaya, Kamis (8/3).

Pria yang juga Menteri Perindustrian itu pun mengajak hadirin, termasuk Khofifah dan Emil Elestianto Dardak, untuk meneriakkan yel-yel perjuangan paket kemenangan Khofifah-Emil dan Jokowi.

• Baca: ‘Balas Jasa’, Golkar Minta Idrus Marham Menangkan Khofifah

“Golkar?” teriak Airlangga yang disambut koor, “Bangkit!” dan disambung dengan gemuruh: Golkar? Jaya! Khofifah? Gubernur! Jokowi? Dua Periode!

Ya, Khofifah memang tak bisa lepas dari sosok Jokowi. Selain mengukir prestasi gemilang saat menjabat Menteri Sosial, ketua umum PP Muslimat NU itu juga tercatat sebagai salah satu tokoh yang ‘berkeringat’ memenangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres 2014.

Airlangga menambahkan, mulai hari ini Partai Golkar akan habis-habisan menggerakkan mesin partai setelah Khofifah-Emil mengenakan jas Golkar yang dipakaikan Airlangga sendiri dalam acara tersebut.

Golkar? Bangkit!
Golkar? Jaya!
Khofifah? Gubernur!
Jokowi? Dua Periode!

“Jika selama ini mesin Golkar baru bergerak 48 persen, dengan Ibu Khofifah-Mas Emil memakai jas Golkar, maka sudah menjadi bagian dari kita dan wajib hukumnya untuk kita menangkan. Bukan lagi 48 persen, tapi 100 persen” tegasnya.

“Dengan memakai jaket Partai Golkar, sudah menyatu dengan kita semua. Maka apa yang dialami Khofifah-Emil, kami alami juga dan seluruh bagian Partai Golkar akan gotong-royong untuk memenangkan Khofifah-Emil.”

Terlebih Hasta Karya dan tujuh organisiasi sayap Golkar juga sudah melakukan deklarasi dukungan. Harsta Karya merupakan tiga organisasi pendiri Partai Golkar yakni Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan Sentra Organisasi Karya Indonesia (Soksi).

• Baca: Golkar: Menangkan Khofifah atau Pencalegan Terganjal

Sedangkan tujuh organisasi sayap Golkar yakni Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kelompok Perempuan Partai Golkar (KPPG), Satuan Kerja (Satker) Ulama, Majelis Dakwah Indonesia (MDI), Himpunan Wanita Karya (HWK), Al Hidayah dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

“Tadi saya lihat Pak Yusuf Husni (Ketua PDK Kosgori 57) semangat sekali, suaranya menggebu-gebu saat memimpin deklarasi, maka 100 persen Golkar di belakang Khofifah-Emil,” katanya.

Selanjutnya, Golkar mempersilakan Khofifah-Emil berjalan sendiri-sendiri untuk gerilya mengumpulkan suara, dan kader Golkar akan mengawal dimanapun keduanya berada. “Saya tidak ingin melihat Bu Khofifah maupun Mas Emil berjalan sendiri tanpa kader Golkar,” tandasnya.