Jenazah Dipulangkan, Ibunda Korban Lion Air JT610 Pingsan

JENAZAH JANNATUN: Kedatangan jenazah Jannatun, korban Lion Air JT610 asal Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo, Kamis (1/11). | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP
JENAZAH JANNATUN: Kedatangan jenazah Jannatun, korban Lion Air JT610 asal Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo, Kamis (1/11). | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Jenazah Jannatun Cintya Dewi (24), korban kecelakaan Lion Air JT610 asal Kabupaten Sidoarjo dipulangkan, Kamis (1/11). Isak tangis dan gema tahlil menyelimuti kedatangannya sekitar pukul 07.30 WIB di Dusun Prumpon RT 1/RW 1, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono.

Melihat jenazah putrinya diturunkan dari mobil ambulans, Bambang Supriadi dan Surtiyem tak kuasa membendung air mata. Surtiyem bahkan pingsan dan harus dibopong familinya ke dalam rumah. Sementara ratusan warga tak henti membacakan takbir dan tahlil.

Selanjutnya, jenazah dishalatkan di Masjid Al Hidayah dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang terletak sekitar 500 meter dari rumah duka. Selama proses kepulangan hingga pemakaman, tampak hadir jajaran Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM.

• Baca: Haji Masnuh Dinilai Layak Pimpin Sidoarjo Pasca Saiful Ilah

Sejak pagi rumah duka memang terus dibanjiri pelayat. Sanak saudara, tetangga dan kerabat keluarga korban terus berdatangan. Mereka menunggu di depan halaman rumah korban untuk menunggu kedatangan jenazah.

Karangan bunga ucapan bela sungkawa juga terlihat menjubeli area rumah duka. Di antaranya datang dari kalangan pejabat Kementerian ESDM, Pertamina, Perusahaan Gas Negara, Direktorat Jenderal Migas maupun PT Lion Air Group.

• Baca: Ketua PWNU Jatim: Indonesia Warisan Para Kiai dan Ulama

Almarhumah merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Bambang dan Surtiyem. Sarjana lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu, merupakan salah seorang staf analis Kegiatan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM.

Perempuan yang dikenal cerdas tersebut, menjadi satu dari ratusan korban pesawat Lion Air JT610 dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang, yang jatuh di Perairan Karawang Jawa Barat, Senin (29/10) pagi.