Istighotsah Kubro PWNU, Hanya Parpol ‘Khusus’ yang Diundang

UNDANG PARPOL TERTENTU: KH Reza Ahmad Zahid, hanya Parpol yang satu ritme dengan NU yang diundang di istighotsah kubro. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
UNDANG PARPOL TERTENTU: KH Reza Ahmad Zahid, hanya Parpol yang satu ritme dengan NU yang diundang di istighotsah kubro. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tak hanya Presiden Joko Widodo, PBNU dan tokoh-tokoh penting di Jatim. Panitia Istighotsah kubro PWNU Jatim juga mengundang sejumlah pimpinan partai politik (Parpol). Tapi hanya Parpol ‘khusus’ yang diundang.

“Tidak semuanya diundang, yang betul-betul satu ritme dengan NU (Nahdlatul Ulama) ya,” terang Ketua Panitia Istighotsah Kubro, KH Reza Ahmad Zahid di kantor PWNU Jatim, Kamis (25/10) malam.

Saat ditanya Parpol mana yang satu ritme dengan NU, kiai muda yang akrab disapa Gus Reza itu enggan menyebutkan. “Kami tak bisa sebutkan Parpol A B C D, menyabut nama satu Parpol pun kami enggak akan berani. Enggak bisa,” ucapnya.

• Baca: Hanya 2 Bendera di Istighotsah Kubro: NU dan Merah Putih

Sementara terkait antisipasi agar istighotsah kubro berjalan lancar dan tidak disusupi seperti kejadian di Garut, Jawa Barat, Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar sudah membuat lima poin imbauan.

Pertama, memohon kepada seluruh warga NU agar semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. Baik itu shalat maupun wiridnya. Kedua, menahan diri dan menahan emosi.

• Baca: PWNU Jatim: Jokowi Diundang sebagai Presiden, Bukan Capres!

Ketiga, barangkali jamaah punya amalan yang diijazahkan kiai agar diamalkan untuk kebaikan Indonesia. Keempat, warga NU diminta jangan bertindak sendiri.

“Kalau itu menyangkut hukum, serahkan sepenuhya kepada aparat. Kelima, semuanya menunggu perintah kiai dan komando PBNU,” tegasnya.