Harapan Pupus! Soekarwo No Comment soal Pilihan Demokrat

HARAPAN PUPUS: Soekarwo (kiri), harapan melihat Demokrat mendukung Jokowi agar berseiring dengan Khofifah di Jatim pupus. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
HARAPAN PUPUS: Soekarwo (kiri), harapan agar Demokrat mendukung Jokowi supaya berseiring dengan Khofifah di Jatim pupus. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Harapan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo agar partainya mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019, pupus! DPP (dewan pimpinan pusat) lebih memilih bergabung dengan koalisi Prabowo Subianto.

Bahkan,  saat ditanya terkait keputusan DPP beberapa jam usai memastikan dukungan ke Prabowo, Soekarwo enggan mengomentari pilihan yang tak berseiring dengan usulan hasil voting para pimpinan Demokrat di Jatim itu.

“Saya tidak komentar dulu mendukung siapa karena belum mendengar sendiri. Hasilnya belum sampai ke saya,” dalih Soekarwo yang juga gubernur Jatim usai menghadiri pelantikan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim di Grahadi Surabaya, Jumat (10/9).

• Baca: Soekarwo Ikut Pilihan Khofifah: Dukung Jokowi Dua Periode

Selain belum mendengar sendiri, politikus yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut juga mengaku tidak mengikuti rapat majelis tinggi DPP di Jakarta, Jumat pagi.

Pakde Karwo beralasan undangan rapat dari majelis tinggi mendadak, sehingga dia tidak bisa datang meski namanya tercatat sebagai salah seorang anggota.

“Saya baru tahu undangannya jam 05.00 tadi pagi, tapi acaranya jam 08.00. Jadi tidak sempat dan khawatir telat sampai sana. Tapi tetap saya pantau keputusannya,” ucapnya.

• Baca: Voting! Demokrat Jatim Tegas Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Sebelumnya, dalam Rakorda di Surabaya, 27 Juli 2018, Demokrat Jatim melaukan voting untuk memilih antara Jokowi dan Prabowo. Voting diikuti seluruh anggota Fraksi Demokrat di DPRD, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, 38 ketua DPC, serta lima perwakilan DPD Jatim.

Hasilnya, Jokowi meraih dukungan telak dengan 152 suara, Prabowo 56 suara dan enam suara lainnya dinyatakan tidak sah. Tegas! Mayoritas mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

• Baca: Pengamat: Soekarwo Tak Ingin Demokrat Jadi Parpol Keluarga

Bahkan secara pribadi, usulan Soekarwo agar DPP mendukung Jokowi didasari karena Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa yang diusung Demokrat sejak awal berseiring dengan petahana.

Tapi dalam prosesnya, politikus senior Demokrat EE Mangindaan mengumumkan bahwa hasil sidang Majelis Tinggi Partai Demokrat memutuskan mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.