Hapus Model Kertas, RS PHC Layani Pasien BPJS Lewat APM

SISTEM ONLINE: Pasien Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (RS PHC) mencoba layanan APM yang diresmikan Sabtu (1/9) siang. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG
SISTEM ONLINE: Pasien Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (RS PHC) mencoba layanan APM yang diresmikan Sabtu (1/9) siang. | Foto: Barometerjatim.com/NANTHA LINTANG

SURABAYA, Barometerjatim.com – Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (RS PHC) Surabaya semakin memudahkan pelayanan bagi pasien BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

Pasien tidak perlu lagi antre menggunakan kertas, karena pelayanan sudah beralih ke sistem Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) via handphone (HP) yang baru saja diresmikan, Sabtu (1/9) siang.

“Pembayarannya kami mengarah ke sana (sistem online),” terang Dirut rumah sakit milik PT Pelindo III tersebut, dr Agus Akhmadi usai peresmian APM di Gedung PMC.

• Baca: 7 Tahun Lawan Tumor, Sembuh di Tangan 14 Dokter Spesialis

Dijelaskan Agus, sistem APM ini mengedepankan efisiensi dan mutu pelayanan bagi pasien di RS PHC yang rata-rata perhari mencapai sekitar 1.200 pendaftar.

“Sebetulnya APM itu sama dengan HP kita, tapi tempatnya di sini (RS PHC). Orang kan bisa daftar dimana-mana lewat HP, antrenya bisa di rumah, di jalan atau di kantor ya, enggak perlu antre di sini,” paparnya.

Sedangkan bagi calon pasien yang belum mengetahui sistem baru ini, Agus menegaskan pihaknya tetap akan melayani. “Kami sediakan itu. Tujuannya apa? Kami mengarah ke paperless (pengurangan kertas). Selain itu, kami juga melakukan efisiensi di biaya tenaga,” katanya.

Fokus Tingkatkan Mutu

Dengan menggunakan sistem APM, RS PHC sudah tidak perlu lagi menambah atau memperbanyak karyawan. “Tidak banyak-banyak tenaga, mungkin kita bisa cari tenaga yang lain tapi untuk meningkatkan mutu,” tegas Agus.

Model pendaftaran online ini sebenarnya sudah diterapkan banyak rumah sakit, yakni calon pasien bisa mendaftar lewat pesan elektronik (SMS). Hanya saja, pendaftaran tersebut hanya untuk mengambil nomor urut, sehingga pasien tetap harus antre di loket.

• Baca: Bahaya! 80 Persen RS Tanpa Alat Pengolahan Limbah Medis

Bedanya dengan APM, kata Agus, pasien tidak perlu antre lagi karena bisa langsung menuju poli yang dimaksud sesuai jadwal yang diberitahukan via SMS. “Intinya manajemen itu ada penghematan kertas, tempatnya tidak penuh, orang tidak lagi malas datang,” ucapnya.

Begitu sebaliknya, untuk pasien bisa menghemat waktu karena tak perlu antre. “Cukup daftar online, dapat notifikasi, nanti dapat SMS,” tandasnya.