Haji Masnuh, ‘Turun Gunung’ Bantu Khofifah karena Gus Dur

KARENA GUS DUR: Haji Masnuh, turun gunung bantu Khofifah karena pesan dan perintah Gus Dur lewat mimpi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
KARENA GUS DUR: Haji Masnuh, turun gunung bantu Khofifah karena pesan dan perintah Gus Dur lewat mimpi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Didatangi Gus Dur lewat mimpi selama tiga malam berturut-turut, Haji Masnuh akhirnya ‘turun gunung’. All-out membantu srikandinya NU: Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2018.

BANYAK tokoh berperan penting dalam sukses Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak memenangi Pilgub Jatim 2018. Satu di antaranya yakni Haji Masnuh, orang dekat almaghfurlah KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Padahal di Pilgub Jatim sebelumnya, 2013, nama Masnuh nyaris tak terdengar di percaturan Pilgub Jatim. “Waktu itu saya masih banyak berpikir tentang NU ke depan,” katanya saat ditemui di kediamannya di Ngingas, Sidoarjo, Rabu (4/7).

Bahkan ketika Khofifah memutuskan maju di Pilgub Jatim 2018 bersama Emil, mantan bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu belum terlihat intens. Masih fokus sebagai saudagar, mengurusi sejumlah perusahaan miliknya.

• Baca: Amanat Gus Dur: Bantulah Khofifah, Dia Srikandinya NU

Tapi segalanya berubah beberapa hari menjelang pengambilan nomor urut Cagub-Cawagub Jatim di Hotel Mercure, Surabaya. Ceritanya, selama tiga malam berturut-turut sebelum pengambilan nomor urut itu, Masnuh mengaku didatangi Gus Dur lewat mimpi.

“Gus Dur menuding-nuding dan jendul-jendul jidat saya. Saya tidak tahu apa maknanya, karena dalam mimpi itu Gus Dur tidak ngomong sama sekali. Setiap saya terbangun, lalu saya kirim fatihah,” kata Masuh, sambil sesekali mengela napas setiap mengingat mimpinya itu.

Lantaran mimpi serupa terjadi selama tiga malam berturut-turut, Masnuh pun merasa ada ‘perintah’ yang harus dikerjakan, apalagi Gus Dur diyakini banyak orang sebagai wali Allah Swt. “Lama-lama saya curiga ada apa ini, karena mimpi itu terasa begitu nyata,” ucapnya.

• Baca: Masnuh: PKB Tak Bisa Halangi Khofifah Menang di Sidoarjo

Pagi usai shalat subuh, Masnuh lantas memutuskan ziarah ke makam Gus Dur di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang untuk silaturruh. Di tempat ini, layaknya warga NU, dia membaca yasin, tahlil dan doa-doa.

“Kalau saat di makam begitu, biasanya Gus Dur suka membaca fatihah tanpa dihitung. Saya pun mengikuti kebiasaan beliau,” katanya.

Dari makam Gus Dur, Masnuh melanjutkan ziarah ke makam pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah di kompleks Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. “Lha kok sorenya saya ditelepon Bu Khofifah. Saya bilang: Mbak, waktu itu saya panggil mbak, biar saya yang ke rumah panjenengan,” katanya.

• Baca: Orang Dekat Gus Dur Minta Risma Cabut Ucapan “Keminter”

Di kediaman Khofifah di Jemursari, Surabaya, ketua umum PP Muslimat NU yang mantan Menteri Sosial tersebut meminta Masnuh agar membantunya di Pilgub Jatim 2018.

“Setelah itu saya baru sadar, apa ini ya makna mimpi saya ketemu Gus Dur selama tiga malam berturut-turut itu. Bismillah, saya bulatkan tekad memutuskan membantu Bu Khofifah,” ujar dengan mata berkaca-kaca.

Setelah membantu Khofifah, termasuk kesana-kemari saat kampanye, Masnuh yang akrab disapa Kaji Nuh itu mengaku tidak lagi didatangi Gus Dur lewat mimpi.

“Sehingga saya semakin yakin dan all-out membantu Bu Khofifah. Itu alasan saya kenapa tidak membantu sejak 2013. Jadi mungkin itu yang dimaksudkan Gus Dur: Kok belum dibantu juga Bu Khofifah, padahal sudah pesan sejak masih menjadi presiden,” katanya.

Didahului Pesan

TOTAL BANTU KHOFIFAH: Haji Masnuh saat mendampingi Khofifah Indar Parawansa kampanye di Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TOTAL BANTU KHOFIFAH: Haji Masnuh saat mendampingi Khofifah Indar Parawansa kampanye di Pilgub Jatim 2018. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Sebelumnya, Desember tahun lalu, Masnuh sempat membuka amanat Gus Dur terkait Khofifah. “Saya pernah dipesan oleh Gus Dur untuk membantu Bu Khofifah. Saat itu saya tidak banyak tanya dalam hal apa. Yang jelas kalau Bu Khofifah ada kepentingan, saya disuruh untuk membantu,” katanya.

Pesan itu disampaikan Gus Dur saat masih menjabat presiden ke-4 RI. “Gus Dur bilang kalau Khofifah itu satu-satunya srikandi NU, bantulah dia. Beliau katakan itu saat masih jadi presiden, tepatnya di ruang tengah sambil tiduran yang saat ini biasa digunakan untuk pelantikan presiden.”

• Baca: Salut! Relawan Khofifah-Emil Peduli Penyandang Disabilitas

Meski sudah diberi pesan untuk membantu Khofifah oleh Gus Dur, dia masih menunggu kebutuhan apa yang sejatinya dimaksudkan Gus Dur. Sampai akhirnya Gus Dur mendatanginya lewat mimpi selama tiga malam berturut-turut, sampai Masnuh merasa harus membantunya di Pilgub Jatim 2018

Masnuh juga sudah menyampaikan amanat tersebut secara langsung ke Khofifah. “Kualat lek gak tak lakoni (Kualat kalau tidak saya lakukan). Gus Dur itu bisa dibilang wali. Saya juga sudah cerita ke Bu Khofifah waktu ke rumahnya di Jemursari. Beliau nangis saya cerita ini,” ungkapnya.