Hadiri JCC 2022, Adhy Karyono Minta UMKM Lebih Diberdayakan dalam Produksi Kopi

-
Hadiri JCC 2022, Adhy Karyono Minta UMKM Lebih Diberdayakan dalam Produksi Kopi
JCC 2022: Adhy Karyono menikmati kopi produksi Jatim dalam Java Coffee Culture. | Foto: IST SURABAYA, Barometerjatim.com Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono meminta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar dapat lebih diberdayakan dalam produksi kopi. Tak hanya itu, tandasnya, pemberdayaan UMKM termasuk produk turunan kopi menjadi penting, mengingat UMKM-lah yang membantu Jatim bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19. "Ketangguhan kita ini tinggi karena Jatim sangat dinamis, tetap bisa bertahan walaupun masa Covid-19, inflasi, maupun kenaikan BBM, kata Adhy saat menghadiri Java Coffee Culture (JCC) 2022 di Jalan Tunjungan, Surabaya, Minggu (27/11/2022) malam. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonominya semakin meningkat dengan adanya 9,7 juta dari masyarakatnya yang merupakan pelaku UMKM. Maka penting bagi kita untuk mempertahankan ini," sambungnya. Terlebih, lanjut Ady, Jatim berkontribusi besar dalam produksi kopi Indonesia dan dunia. Merujuk data The International Coffee Organization (ICO) pada 2021, Indonesia berada di urutan ketiga setelah Brazil dan Vietnam. "Nah, produksi kopi Indonesia didominasi oleh wilayah Jawa yang kontribusinya mencapai 85% dari keseluruhan produksi. Sedangkan Jatim merupakan sentral produksi kopi di Jawa," ujarnya. Adhy menjelaskan, Jatim memiliki sekitar 113.000 hektare kebun kopi yang dapat memproduksi hingga 69.000 ton. Saat ini ekspor kopi Jatim mencapai 79.000 ton, bahkan masih dapat memenuhi kebutuhan sendiri yang rata-rata 47.000 ton. "Pada akhirnya, kami tidak ingin seluruh produk itu hanya sekedar tanam dan petik. Tapi juga tanam, petik, olah, kemas, dan baru menjual. Tentunya kami harap dengan begini nilai jualnya lebih tinggi," ujarnya. Adhy menambahkan, Pemprov Jatim juga terus melakukan berbagai usaha untuk memastikan ketangguhan ini tetap terjaga. Salah satunya dengan membawa produk lokal ke Misi Dagang dan pameran baik dalam maupun luar negeri. "Bahkan saat ini Bu Gubernur sedang berkunjung ke Mesir dan Arab Saudi. Salah satunya untuk mengenalkan produk Jatim, di dalamnya termasuk kopi ini. Alhamdulillah sudah ditandatangani kontrak sebesar 5 juta dolar AS untuk ekspor kopi dari Jatim," bebernya. Java Coffee Culture digelar selama dua hari, 26-27 November 2022, untuk promosi dan peningkatan eksistensi petani juga pengusaha kopi. Bertema Beyond a Cup of Coffee, event ini diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Jatim dan Pemkot Surabaya. Selain pameran berbagai produk kopi lokal, JCC juga menyelenggarakan EduCoffee untuk memberikan edukasi seputar kopi. Ada pula workshop brewing yang diikuti sekitar 1.425 peserta. » Baca berita terkait Kopi. Baca juga tulisan terukur lainnya Roy Hasibuan.