Gus Hans: Tak Ada Intervensi Bu Khofifah di Konferwil Ansor

TAK ADA INTERVENSI: Gus Hans (kanan) dan Gus Wahab dalam acara Rijalul Ansor. Tak ada campur tangan Khofifah di Konferwil Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TAK ADA INTERVENSI: Gus Hans (kanan) dan Gus Wahab dalam acara Rijalul Ansor. Tak ada campur tangan Khofifah di Konferwil Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Penundaan Konferensi Wilayah (Konferwil) PW GP Ansor Jatim, dari semula November 2018 menjadi April 2019, mulai dikaitkan dengan ‘restu’ Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa.

Namun Pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang, KH Zahrul Azhar As’ad menegaskan, sama sekali tidak ada intervensi dari perempuan yang juga Ketum PP Muslimat NU itu terkait pelaksanaan Konferwil.

“Bu Khofifah tidak pernah mengintervensi NU (Nahdlatul Ulama) ataupun Banomnya. Kita berusaha netral di situ,” kata orang dekat Khofifah yang akrab disapa Gus Hans itu saat dihubungi Barometerjatim.com, Jumat (30/11).

• Baca: Konferwil Ansor Molor! Calon Ketua Tunggu ‘Restu’ Khofifah?

Mantan Jubir Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018 tersebut menambahkan, “Sama halnya ketika Konferwil (PWNU) dulu, Bu Khofifah tidak memiliki calon. Hanya mengusulkan kira-kira yang sesuai itu, ini lho. Gitu saja, sebatas itu.”

Prinsipnya, lanjut Gus Hans, Khofifah menyerahkan sepenuhnya proses Konferwil ke Ansor. Tapi wajar, kalau Khofifah mengharapkan siapapun ketua Ansor yang akan datang bisa bekerja sama dengan Pemprov Jatim.

Sebab, Khofifah sangat membutuhkan tenaga milenial yang bisa men-support kinerja Pemprov. Selain itu akan merasa memberikan manfaat kepada anak-anak muda, jika pimpinan Ansor bisa bekerja sama.

“Siapapun ketua Ansor yang akan datang, diharapkan bisa bekerja sama dengan Pemprov Jatim.”

“Jadi koordinasinya enak, apa yang diperlukan nyaman dan nyambung, sesuai dengan kebutuhan,” jelas kiai muda yang juga Sekjen Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) tersebut.

Jadi benar tidak ada usulan calon dari Khofifah? “Beliau menyerahkan kepada PW Ansor yang ada sekarang untuk melakukan Konferwil. Cuma itu tadi penekanannya, sebaiknya mereka bisa bekerja sama dengan Pemprov, siapapun itu!” tegasnya.

Soal informasi bahwa Konferwil menunggu calon dari Khofifah? “Kalau memang itu informasi dari pihak internal Ansor atau Rijalul Ansor, ya alhamdulillah. Tapi, sekali lagi, Bu Khofifah menghargai proses demokrasi, menghargai musyawarah yang ada di Ansor,” paparnya.

• Baca: Hampir Setahun! Ansor Jatim Tanpa Ketua Hasil Konferwil

Sebelumnya, Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jatim, Gus Abdul Wahab Yahya memberi ‘bocoran’ kalau calon ketua Ansor mengerucut pada dua nama Gus Syafiq Syauqi dan Gus Mohammad Abid Umar Faruq.

“Cuma, ya mungkin, tanyakan lagi saja ke juragannya Gus Hans, Bu Khofifah,” katanya. “Dua ini (Gus Syafiq dan Gus Abid) kandidat kuat, tapi ya tanyakan Gus Hans saja,” tandasnya.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim, Konferwil, Gus Hans