Hampir Setahun! Ansor Jatim Tanpa Ketua Hasil Konferwil

SUSAHNYA KONFERWIL: Rudi Triwahid (tengah) gagal gelar Konferwil, Gus Aam (kanan) tak kunjung gelar Konferwil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SUSAHNYA KONFERWIL: Rudi Triwahid (tengah) gagal gelar Konferwil, Gus Aam (kanan) tak kunjung gelar Konferwil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Tak lazim, mungkin. Hampir setahun, Ormas sebesar Ansor Jatim tak memiliki ketua hasil Konferwil.

YA, hampir setahun! Sejak Rudi Triwahid mengakhiri periodesasi kepemimpinanya, 26 Desember 2017, PW GP Ansor Jatim tak kunjung memiliki ketua hasil Konferensi Wilayah (Konferwil).

Sedihnya lagi, Ansor Jatim bahkan sempat terseret arus deras Pilgub Jatim 2018, lantaran Rudi terang benderang mendukung salah satu pasangan calon. Termasuk menghadiri pengundian nomor urut berseragam Ansor.

Pasca Pilgub Jatim, bukannya segera menggelar Konferwil, Rudi malah ‘kabur’, mengembalikan mandat sebagai ketua lewat grup WhatsApp (WA) PH PW GP Ansor Jatim 18 — grup tempat pengurus PW Ansor Jatim berkomunikasi.

• Baca: Katanya Digelar November, Kapan Ansor Jatim Konferwil?

Sebulan berselang, 5 Juni 2018, Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor lantas menugaskan Sholahul Aam Notobuwono alias Gus Aam untuk menjadi ketua Ansor Jatim lewat SK penunjukan No 1448/PP/SK-01/2018.

Gus Aam dituntut bekerja cepat, sebab waktu yang diberikan PP untuk membenahi karut marut Ansor sekaligus menggelar Konferwil tidaklah banyak. Hanya enam bulan alias hingga Desember 2018.

Usai menerima SK penunjukan, Gus Aam pun menargetkan November 2018 Konferwil digelar. Namun hingga kini tanda-tanda itu tak terlihat. Berikut jalan berliku Ansor Jatim menanti Konferwil pasca kepemimpinan Rudi Triwahid.

Desember 2017

PENUNJUKAN: Rudi Tri Wahid ditunjuk sebagai ketua Ansor Jatim hingga 26 Februari 2018 setelah periodesasinya selesai 26 Desember 2017. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
PENUNJUKAN: Rudi Tri Wahid (kanan) ditunjuk sebagai ketua Ansor Jatim hingga 26 Februari 2018 setelah periodesasinya selesai 26 Desember 2017. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

Periodesasi kepemimpinan Rudi Triwahid berakhir 26 Desember 2017. Bukannya menggelar Konferwil, Rudi malah meminta perpanjangan untuk menyiapkan Konferwil. PP menyetujui dan mengeluarkan SK penunjukan Nomor 0933/PP/SK-01/XII/2017.

Februari 2018

SK penunjukan berakhir 26 Februari 2018, namun Rudi tak kunjung menggelar Konferwil. Secara de facto, sejak 27 Februari 2018 kepengurusan Ansor Jatim vakum seiring berakhirnya SK penunjukan Nomor 0933/PP/SK-01/XII/2017.

April 2018

Dalam suasana Pilgub Jatim, PAC dan PC Ansor mulai gonjang-ganjing menanyakan Konferwil. Kritik bertubi-tubi pun dilancarkan sejumlah pihak, termasuk kader Ansor sendiri. Sebaliknya, Rudi terlihat sibuk menjadi ‘tim sukses’ salah satu pasangan calon.

Wakil Ketua Ansor Jatim waktu itu, Khoirul Huda menyebut, pasca menerima SK penunjukan sebenarnya pengurus sudah membentuk panitia Konferwil. Tapi hingga SK habis, Konferwil belum juga terlaksana.

Ditengarai, Rudi sengaja mengulur Konferwil untuk membawa gerbong Ansor ke salah satu pasangan calon di Pilgub Jatim. Apalagi Rudi dan Ahmad Thamim (sekretaris) terlihat di lokasi pengundian nomor urut pasangan calon Pilgub dengan berseragam Ansor.

April 2018

SIAP MAJU: Gus Abid, siap pimpin Ansor Jatim jika diberi amanah. Puluhan PC dan ratusan PAC sudah memberi rekomendasi. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
SIAP MAJU: Gus Abid, siap pimpin Ansor Jatim jika diberi amanah. Puluhan PC dan ratusan PAC diklaim sudah memberi rekomendasi. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

Masih di bulan April. Di tengah desakan agar Ansor Jatim menggelar Konferwil, sejumlah nama kandidat mulai masuk bursa pencalonan untuk menggantikan Rudi. Salah satu nama kuat yakni Sekretaris Ansor Jatim hasil SK penunjukkan, Mohammad Abid Umar Faruq alias Gus Abid.

Gus Abid bahkan menegaskan siap jika diberi amanah memimpin Ansor Jatim. Dia mengklaim 25 PC dan dari toal 42 PC, serta 300 PAC dari sekitar 658 PAC sudah memberikan rekomendasi agar dirinya maju.

Mei 2018

Mungkin tak kuat menghadapi tekanan, Rudi mundur dari ketua Ansor Jatim dengan membuat “pernyataan pengembalian mandat” via grup WhatsApp (WA) PH PW GP Ansor Jatim 18, grup tempat pengurus PW Ansor Jatim berkomunikasi.

Sejumlah pihak, termasuk mantan Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jatim, Muslih HS menyayangkan cara Rudi yang disebutnya tidak gentle.

Juni 2018

SK PENUNJUKAN: Gus Aam (tengah) bersama Gus Abid (kiri) menerima SK penunjukan yang diserahkan Alfa Isnaeni | Foto: | Foto: Barometerjatim.com/DOK
SK PENUNJUKAN: Gus Aam (tengah) bersama Gus Abid (kiri) menerima SK penunjukan yang diserahkan Alfa Isnaeni | Foto: | Foto: Barometerjatim.com/DOK

Sebulan kemudian, PP menunjuk Sholahul Aam Notobuwono alias Gus Aam sebagai ketua Ansor Jatim lewat SK No 1448/PP/SK-01/2018. SK ditandatangani 5 Juni 2018 dan diserahkan Ketua PP GP Ansor Korwil Jatim, Alfa Isneni pada 8 Juni 2018 di Hotel Dafam Surabaya.

Gus Aam memiliki waktu enam enam bulan sejak SK dikeluarkan. Namun sesuai PD/PRT Ansor, penujukan pertama selama enam bulan dan bisa diperpanjang maksimal dua tahun.

Juli 2018

SAHABAT DAN ADIK KANDUNG: Gus Aam di antara Gus Abid (kanan) dan Gus Syafiq, dua kandidat terkuat ketua Ansor Jatim. | Foto: IST
SAHABAT DAN ADIK KANDUNG: Gus Aam di antara Gus Abid (kanan) dan Gus Syafiq, dua kandidat terkuat ketua Ansor Jatim. | Foto: IST

Gus Aam merencanakan Konferwil digelar November 2018. Di sisi lain dua nama, Mohammad Abid Umar Faruq (Gus Abid) dan Syafiq Syauqi (Gus Syafiq) muncul sebagai kandidat terkuat untuk ‘menahkodai’ Ansor Jatim.

Keduanya adalah orang dekatnya Gus Aam. Gus Abid sahabat, Gus Syafiq adik kandung. Namun Gus Aam menegaskan, dia ingin ada pertandingan yang bagus. Kader-kader terbaik Ansor muncul, tidak hanya gus.

Agustus 2018

Gus Aam kembali menegaskan akan menggelar Konferwil pada November 2018. Empat bulan sebelum digelar, masih ada 400-an PAC yang belum ter-SK. Belum lagi SK yang mati serta belum terakreditasi.

Namun Gus Aam optimis urusan SK PAC maupun PC akan selesai Oktober, karena tahapan disebutnya berjalan dengan baik. Misalnya, pengajuan SK PAC lebih cepat. Dari mulai pengajuan sampai pengeluaran SK, maksimal satu minggu selesai.

November 2018

TUNGGU INSTRUKSI KETUM: Gus Aam (tengah), Konferwil Ansor Jatim tunggu instruksi ketua umum. | Foto: | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TUNGGU INSTRUKSI KETUM: Gus Aam (tengah), Konferwil Ansor Jatim tunggu instruksi ketua umum. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Hingga 11 November 2019, urusan SK PAC/PC baru selesai 80 persen. Gus Aam juga belum bisa memastikan Konferwil akan digelar November ini, alasannya masih menunggu instruksi ketua umum.

Tapi kalau Konferwil terpaksa digelar juga tak masalah, karena 80 persen sudah quorum. Sekali lagi, Gus Aam hanya menunggu instruksi ketua umum.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim, Gus Aam, Sorotan