Gerindra Tak Ada Masalah Komunikasi dengan Kiai NU

TEPIS TUDUHAN: Anwar Sadad, Partai Gerindra tak ada masalah komunikasi dengan kiai NU maupun Nahdliyin. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TEPIS TUDUHAN: Anwar Sadad, Partai Gerindra tak ada masalah komunikasi dengan kiai NU maupun Nahdliyin. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Menjelang Pemilu 2019, Partai Gerindra — baik di daerah maupun pusat — terlihat rajin mendatangi pondok pesantren (Ponpes) dan kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU).

Di Jawa Timur, misalnya, dalam dua hari (6-7 Juli) Ketua dan Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyatno dan Anwar Sadad melakukan safari politik ke Ponpes mulai Sidogiri Pasuruan, Bumi Shalawat Sidoarjo, hingga Ploso Kediri hingga Lirboyo Kediri.

Sementara di pusat, Senin (16/7) malam Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto silaturahim dengan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj.

• Baca: Syarat Caleg Gerindra: Wajib Dukung 2019 Ganti Presiden

Bagi Sadad yang juga anggota DPRD Jatim tersebut, kunjungan Prabowo ke Kiai Said menandakan kalau Gerindra sebenarnya tidak punya masalah komunikasi dengan kiai maupun Nahdliyin (warga NU).

Silaturahim itu sekaligus menepis anggapan, kalau Grindra atau Prabowo dekat Islam ‘garis keras’. “Kan dengan sendirinya tertepis, melihat begitu gayengnya Pak Prabowo dengan Pak Siad Aqil dalam pertemuan itu,” katanya di kantor KPU Jatim, Surabaya, Selasa (17/7) malam.

• Baca: Gerindra: Ada yang Suruh Kiai NU Tak Pilih Prabowo karena 212

Prabowo, tandas Sadad, “Ingin menyampaikan satu pesan, satu sinyal, kepada masyarakat soal tuduhan itu karena bagi Gerindra, Pak Prabowo, memang tak ada masalah komunikasi dengan kiai-kiai NU.”

Hanya saja, politikus yang masih keluarga Ponpes Sidogiri, Pasuruan itu menduga ada agenda tersendiri yang mencoba mengaitkan antara Gerindra atau Prabowo dengan Islam ‘kanan’. “Tapi itu kan dengan sendirinya tertepis,” tegasnya.