Emil Siapkan Koperasi dan Perumahan untuk Buruh Migran

RIBUAN CALON BURUH MIGRAN: Cawagub Emil Dardak dan istrinya, Arumi Bachsin bersama ribuan calon buruh migrandi Gempol, Pasuruan, Kamis (24/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
RIBUAN CALON BURUH MIGRAN: Cawagub Emil Dardak dan istrinya, Arumi Bachsin bersama ribuan calon buruh migrandi Gempol, Pasuruan, Kamis (24/5). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

PASURUAN, Barometerjatim.com – Ini bukti kalau Emil Elestianto Dardak paham dan peduli dengan buruh migran. Di saat mereka membutuhkan kehadiran pemerintah, Cawagub Jatim nomor urut satu itu menyambutnya dengan sejumlah program terukur.

“Saya pikir program koperasi untuk buruh migran bisa kita galakkan, kemudian juga sertifikasi keterampilan sepulangnya mereka,” katanya saat bertemu ribuan calon buruh migran yang dikelola PT Prima Duta Sejati, Gempol, Pasuruan, Kamis (24/5).

“Mereka juga ingin bisa ikut program perumahan rakyat. Mereka ingin bisa nabung program perumahan rakyat dengan bunga yang tidak mahal,” tambah putra mantan wakil menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak tersebut.

• Baca: Sapa Calon Buruh Migran, Arumi Beber Program Khofifah-Emil

Sementara bagi calon buruh migran — sering pula diartikan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) — Emil telah menyiapkan skema pelatihan dan skill kompetitif agar mereka memiliki ‘nilai tawar’ yang tinggi di luar negeri.

Di sisi lain, Emil mengapresiasi upaya lembaga penyalur buruh migran yang berusaha optimal menyiapkan skill yang dibutuhkan. “Teman-teman harus disiplin dan benar-benar memiliki skill untuk bekerja ke luar negeri,” katanya.

PEDULI BURUH MIGRAN: Cawagub Emil Dardak siapkan koperasi, sertifikasi keterampilan dan perumahan rakrat untuk buruh migran. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
PEDULI BURUH MIGRAN: Cawagub Emil Dardak siapkan koperasi, sertifikasi keterampilan dan perumahan rakrat untuk buruh migran. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

“Jangan lupa, manfaatkan waktu di luar negeri untuk banyak menyerap ilmu, apapun yang dapat dibawa ke tanah air,” tambahnya.

Emil datang bersama istrinya, Arumi Bachsin. Keduanya tak kuasa menahan haru saat mendapat sambutan hangat dan dukungan ribuan calon pahlawan devisa tersebut.

• Baca: Kunjungi Hong Kong, Emil Paham dan Peduli Buruh Migran

“Mereka berani merantau ke negeri orang untuk mencari nafkah, untuk keluarganya dan memberi implikasi pula pada pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Pria yang baru merayakan ultah ke-34, 20 Mei lalu, bahkan merasa kalah. Sebab, dirinya pernah merantau ke negeri orang namun untuk belajar, bukan mengadu nasib seperti para buruh migran tersebut.