Selasa, 29 November 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Eks Orang Dekat Gus Ipul Jadi Pendukung Utama Khofifah

Berita Terkait

PILIH DUKUNG KHOFIAH: Muslih HS, eks orang dekat Gus Ipul yang kini menjadi pendukung utama Khofifah Indar Parawansa. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
PILIH DUKUNG KHOFIAH: Muslih HS, eks orang dekat Gus Ipul yang kini menjadi pendukung utama Khofifah Indar Parawansa. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Satu persatu pendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jatim 2008 dan 2013 tercerai-berai, balik arah mendukung Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim 2018.

Setelah dua orang mantan tokoh PKB, Nyai Lily Wahid dan Choirul Anam (Cak Anam) kini giliran Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jatim periode 2009-2013, Muslih HS menegaskan menjadi pendukung utama Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut.

Saat Pilgub Jatim 2008, Muslih memang dikenal sebagai orang dekat Gus Ipul bahkan hampir di setiap kegiatan selalu mendampinginya.

“Ya, selama empat tahun (2008-2012) hampir setiap hari saya memang mendampingi Gus Ipul,” katanya usai diskusi menggagas komunitas Penganut NU Khittah di Surabaya, Rabu (1/11) sore.

• Baca: Dimotori Cak Anam, Penganut NU Khittah Dukung Khofifah

Karena itu, sebagai orang dekat, Muslih paham betul sepak terjang Gus Ipul, termasuk dalam meramu strategi ‘bertarung’ di Pilgub Jatim 2008 kala Saifullah mendampingi Soekarwo (Karsa Jilid I).

Namun Sekretaris KNPI Jatim utusan GP Ansor tersebut enggan berkomentar banyak, mengapa sekarang berpaling dari Gus Ipul dan justru mendukung Khofifah. “Ya tidak cocok saja, dan sekarang saya menjadi pendukung utama Bu Khofifah, itu saja,” tegasnya.

Sebaliknya, keputusan Muslih mendukung dan siap menggerakkan jaringannya untuk memenangkan Khofifah di Pilgub Jatim 2018, karena dia melihat Jatim butuh dipimpin tokoh yang memiliki konsep jelas dan pekerja keras.

• Baca: Khofifah Berjalan di Atas 9 Pedoman Politik Warga NU

“Punya kepemimpinan yang kuat, nyata kepemimpinanya, nyata kerjanya dalam menyejahterakan masyarakat Jatim ke depan. Dan saya melihat itu dimiliki Bu Khofifah,” paparnya.

Bukankah Khofifah belum pernah memimpin Jatim? “Lho, Bu Khofifah sebagai menteri ini kan kepemimpinanya sangat jelas. Apa yang dilakukan, bagaimana meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan di Indonesia itu jelas sekali,” sergahnya.

Di sisi lain, Wakil Sekretaris IKA PMII Jatim itu juga melihat Soekarwo menginginkan Khofifah sebagai penerusnya karena dinilai bisa menyejahterakan masyarakat Jatim. “100 persen saya yakin Pakde (Karwo) mendukung Bu Khofifah,” tuturnya.

• Baca: 10 Menteri Berprestasi: Mensos Nomor 2 di Atas Menkeu

Bahkan, lanjut Sekretaris Dewan Pembina HKTI Jatim tersebut menilai, keputusan DPP Partai Demokrat bakal mengusung Khofifah karena Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ketua umum mendapat masukan dari Soekarwo.

“Justru Pakde yang memberikan masukan ke SBY, bahwa yang cocok untuk melanjutkan kepemimpinannya di Jatim ya Bu Khofifah,” tandas salah seorang pengurus Satkornas Banser itu.

“Saya yakin Pakde akan keliling, all-out mendukung Bu Khofifah memenangkan Pilgub Jatim 2018 demi masyarakat Jatim, bukan demi kepentingan Pakde Karwo pribadi,” imbuhnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -