Bakal Dipolisikan, Pelaku Ujaran Banser Idiot Minta Maaf

MINTA MAAF: Ferry Irawan, minta maaf atas ucapannya yang menyebut Banser idiot dan tegaskan bukan anggota FPI lagi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
MINTA MAAF: Ferry Irawan, minta maaf atas ucapannya yang menyebut Banser idiot dan tegaskan bukan anggota FPI lagi. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sempat bikin gaduh lantaran menyebut “Banser idiot” dan akan dilaporkan ke polisi, pria gondrong yang muncul di video Ahmad Dhani Prasetya akhirnya minta maaf melalui unggahan vlog-nya, Selasa (28/8).

Pria itu diketahui bernama Ferry Irawan, anggota Laskar Pembela Islam (LPI) — sayap Front Pembela Islam (FPI) — Waru, Sidoarjo.

Pasca unggahan video Dhani yang batal menghadiri Deklarasi Akbar #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (26/8) lalu, Ferry jadi buruan relawan penolak deklarasi. Bahkan di dunia maya juga muncul meme nyinyir bergambar Ferry mengenakan atribut FPI.

• Baca: Dhani: Saya Enggak Bilang Banser Idiot, Lihat Aja Videonya

Usai membuat gaduh lewat ujaran “Ansor idiot”, Ferry lantas mengunggah video permintaan maaf yang hari ini viral di media sosial.

“Saya Fery, yang dari vlognya video Mas Dhani, yang mengucapkan kata tak semestinya bagi Banser atau terasa menyinggung Banser, simpatisannya, dan umat muslim sedunia,” ucap Ferry dalam unggahan videonya.

“Saya pribadi dari lubuk hati yang paling dalam, eh.. minta maaf dengan tulus. Sekiranya Banser, simpatisannya dan juga umat muslim se-Indonesia pada umumnya, bisa memaafkan kekhilafan saya pada waktu itu. Saya.. dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi ucapan yang sekiranya tidak pantas diucapkan waktu itu,” sambungnya.

• Baca: Rijalul Ansor Meradang ‘Tersengat’ Ujaran Banser Idiot

Tak hanya kepada Banser, Ferry juga menyampaikan permintaan maafnya kepada FPI. “Untuk FPI, saya juga minta maaf, karena saya memang sudah tidak lagi aktif di keanggotaan FPI sudah sangat lama. Saya punya kehidupan sendiri, kerjaan sendiri,” katanya.

Menanggapi video permintaan maaf ini, Ketua GP Ansor Kota Surabaya, Muhammad Farid Afif memastikan kalau pihaknya memaafkan Ferry. Meski demikian, proses hukum masih tetap berjalan. “Untuk pelaporan ke polisi, itu diambil alih PW Ansor Jatim,” ucapnya.

• Baca: Pilpres 2019, Khofifah: Mari Jaga Jatim Tetap Guyub Rukun

Sehari sebelumnya, pihak Banser berencana melaporkan pelakunya ke polisi. “Siapapun di republik ini ada yang mencemarkan nama baik, maka ada prosedur hukum yang harus ditempuh,” kata Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser, Alfa Isnaeni.

Apakah yang akan dilaporkan termasuk Ahmad Dhani? “Ya siapapun yang mengatakan, mencemakan nama baik, di situ (video) kan ada. Kalau definisinya di situ siapa nanti kan jelas, apakah itu Dhani atau siapa,” katanya.