Wow! Demi Khofifah, Rela Tiga Hari Ngonthel dari Malang

TIGA HARI NGONTHEL: Aksi Moh Yunus ngonthel dari Malang ke Surabaya demi turut mengantar Khofifah-Emil mendaftar ke KPU Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
TIGA HARI NGONTHEL: Aksi Moh Yunus ngonthel dari Malang ke Surabaya demi turut mengantar Khofifah-Emil mendaftar ke KPU Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

SURABAYA, Barometerjatim.com – Moh Yunus. Kader Jaringan Muda Nahdlatul Ulama (Jarmunu) satu ini terbilang luar biasa. Saking cinta dan kagumnya pada sosok Khofifah Indar Parawansa, dia rela naik sepeda onthel dari Malang menuju Surabaya.

Yunus datang ke Surabaya, bergabung dengan belasan ribu relawan untuk mengantarkan Khofifah-Emil Dardak mendaftar Cagub-Cawagub ke KPU Jatim di Jalan Tenggilis, Rabu (10/1). “Saya berangkat dari Malang ke Surabaya tiga hari sebelum pendaftaran,” akunya.

Terkait aksinya, kera Ngalam tersebut memang memiliki nadzar ketika benar Khofifah mendaftarkan diri sebagai Cagub Jatim maka dia akan ngonthel ke tempat pendaftaran.

• Baca: Jarmunu: Sekjen PDIP Rusak Tradisi Politik NU di Jatim

“Karena pada saat itu masih simpang siur informasi soal benar tidaknya Ibu Khofifah maju di Pilgub Jatim,” tandasnya.

Dalam perjalanannya, Yunus sempat beberapa kali berhenti untuk beristirahat di masjid sembari melaksanakan shalat, mandi di tempat SPBU, serta makan di warung pinggir jalan.

“Beberapa kali waktu makan, saya mendapat apresiasi dari penjual dengan menggratiskan makanannya,” ucapnya.

• Baca: Kasihan Umat, Stop ‘Akrobat Politik’ Atas Nama Kiai Kampung

Sementara itu Kordinator Jarmunu Jatim, Fairouz Huda mengaku kaget melihat cara anggotanya dalam mendukung perjuangan Khofifah-Emil Dardak.

“Selain kaget, saya juga sangat mengapresiasi kecintaannya pada Bu Khofifah dengan mengayuh sepeda onthel dengan jarak tempuh yang tidak bisa dikatakan dekat,” katanya.

Hal ini, menurut Fairouz, sontak menjadi penyemangat kader Jarmunu dan relawan lainnya dalam mengawal dan memenangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018.