Wakil Ketua: Ansor Jatim Dibuat ‘Kendaraan’ Gus Ipul, tapi..

ANSOR 'DITUMPANGI' GUS IPUL: Khoirul Huda, Ansor Jatim memang ditunggangi Gus Ipul tapi tidak semua ikut. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
ANSOR ‘DITUMPANGI’ GUS IPUL: Khoirul Huda, Ansor Jatim memang ditumpangi Gus Ipul tapi tidak semua ikut. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Rencana pengurus PW GP Ansor Jatim menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) pada Juli 2018 memantik kecurigaan. Jangan-jangan sengaja digelar usai Pilgub Jatim agar bisa menjadi ‘kendaraan’ terlebih dahulu bagi salah satu paslon.

Namun Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim hasil SK Penunjukan Nomor 0933/PP/SK-01/XII/2017, Khoirul Huda malah blak-blakan menyebut kalau Ansor Jatim sudah ‘ditumpangi’ Cagub Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

“Ya enggak dicurigai lagi, sampai saat ini kan memang dibuat ‘kendaraan’ Gus Ipul. Tapi bagi yang ngikut, kalau saya kan gak ngikut,” katanya saat dihubungi Barometerjatim.com, Senin (21/5).

• Baca: Rudi Jangan Keburu ‘Kabur’, Ansor Jatim Konferwil Dulu

Menurut Huda, selama ini tak sedikit kegiatan Ansor maupun Banser yang ditumpangi untuk kepentingan Cagub nomor urut dua tersebut. “Kayak kemarin di Lamongan itu, kemudian di beberapa daerah. Kan ditumpangi Gus Ipul, walau tidak semua Ansor ke Gus Ipul,” paparnya.

Saat ditanya apakah Ketua Ansor Jatim, Rudi Triwahid menjadi bagian yang ‘memanfaatkan’ Ansor untuk kepentingan Gus Ipul, Huda membenarkan, “Iya, ketua bagian dari itu.”

“Sampai saat ini (Ansor Jatim) kan memang dibuat kendaraan Gus Ipul. Tapi bagi yang ngikut, kalau saya kan gak ngikut.”

Sebelumnya, saat diwawancarai Barometerjatim.com pada 17 April lalu, Huda juga mengritik keras Rudi karena kelewat sibuk dengan urusan Pilgub Jatim 2018 — termasuk memberi dukungan ke Gus Ipul saat pengambilan nomor urut — sampai mengabaikan kewajiban untuk menggelar Konferwil.

“Itu yang kita sayangkan. Saya kira ketua Rudi selama ini untuk mengonsolidasikan ya kurang. Sehingga kalau (pengurus) diajak kampanye semua, terus yang ngurusi organisasi siapa. Minimal ya harus ada yang jaga gawang dan macam-macam lah,” paparnya.