Usai Genta Covid-19, PKS Jatim Bikin Gerakan “Ayo Menanam”

AYO MENANAM: PKS Jatim launching gerakan "Ayo Menanam" untuk wujudkan ketahanan pangan. | Foto: IST
AYO MENANAM: PKS Jatim launching gerakan “Ayo Menanam” untuk wujudkan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jatim, terus melakukan upaya perlawanan terhadap wabah Corona (Covid-19). Usai membuat Gerakan Tanggap Bencana (Genta) Covid-19, kini menggagas gerakan “Ayo Menanam”.

Gerakan ini didasari belum berakhirnya masa pandemi Covid-19 dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di bererapa daerah di Jatim, membuat banyak warga masyarakat kesulitan bahan pangan. Baik itu beras, sembako lainnya, maupun lauk pauk.

Sabtu (9/5/2020), gerakan “Ayo Menanam” di-launching Ketua Umum DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan bersama para pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS di kabupaten/kota se-Jatim melalui video teleconference Zoom serta live streaming Youtube dan Facebook yang disaksikan ribuan warganet.

Dalam sambutannya, Kang Irwan menyampaikan bahwa masa pandemi dan pemberlakuan PSBB membuat masyarakat lebih banyak di rumah. Namun ini sekaligus bisa dijadikan momen untuk mewujudkan ketahanan pangan keluarga.

“Jatim ini provinsi agrobis. Dengan potensi nomor satu di Indonesia, maka sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, mesti menjadi keunggulan orang Jatim,” katanya.

Mengutip Presiden PKS Sohibul Iman, Irwan mengajak agar bercocok tanam menjadi hobi, habit, dan gaya hidup.

“Pertama kita mengajak masyarakat semakin dekat dengan alam, lalu menjadikan sebagai gaya hidup. Baru setelah itu kita bisa menjadikan sebagai mata pencaharian,” ujarnya.

Ketua Bidang Petani Pekerja dan Nelayan (BPPN) DPW PKS Jatim, Fajar Pujilaksono menambahkan, gerakan ini digulirkan kepada seluruh pengurus partai dan juga anggota PKS sampai di tingkat desa dan kampung-kampung.

“Mengajak sebanyak mungkin warga masyarakat untuk turut serta. Sehingga nantinya bisa memanen sayur dan buah di lahan milik sendiri, dan tidak perlu menggantungkan pasokan dari pasar atau daerah lain,” tuturnya.

Penyuluhan Online

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyuluhan online, tentang cara menanam di lahan terbatas dan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga.

Bertindak sebagai penyuluh tani yakni Ali Istiharuddin, Ketua Deputi Pekerja Petani dan Nelayan DPW PKS Jatim.

Ali yang sudah puluhan tahun menjadi pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menerangkan langkah-langkah memulai menanam di area rumah, dan barang serta limbah rumah tangga apa saja yang bisa digunakan.

Acara launching dan penyuluhan online, diakhiri dengan pembagian bibit tanaman kepada perwakilan kader PKS di Kabupaten Kediri.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona