Terkuak, Selamet-Nenek Rohaya Nikah di Bawah Tangan

DI BAWAH TANGAN: Selamet Riyadi (16) dan Nenek Rohaya (71) menikah di bawah tangan yang dilantasi surat pernyataan kedua belah pihak. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Terkuak sudah status pernikahan ‘tak lazim’ antara Selamet Riyadi (16) dan Nenek Rohaya (71) setelah tim Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan penelusuran ke Desa Karang Endah,  Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Hasilnya, ternyata keduanya tidak memiliki buku nikah alias pernikahan dilakukan ‘di bawah tangan’ atas dasar pernyataan dari kedua belah pihak.

“Saya langsung kirim tim. Saya mau tahu apakah ada buku nikah, ternyata yang ada surat pernyataan dari Pak Rouf (75), kakaknya Bu Rohaya (71),” tutur Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di sela menghadiri Haflah Akhirus Sanah yang digelar Yayasan Pendidikan Ma’arif NU Hidayatus Salam di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Kamis (6/7).

Acara ini sekaligus dirangkai dengan halal bi Halal, silaturahim PC Muslimat NU Gersik serta peletakan batu pertama pembangunan gedung Islamic Boarding School. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto, beberapa anggota DPRD Gresik serta Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar.

• Baca: Tak Dinikahkan dengan Nenek Pujaan, Ancam Bunuh Diri

Dalam pernyataan yang dibuat Rouf, lanjut Mensos, menerangkan memang benar bahwa Rohaya adalah adiknya dan menikah dengan Selamet. Pernyataan serupa juga dibuat Selamet yang menerangkan kalau dirinya telah menikah di bawah tangan dengan Rohaya.

“Saya sudah dapat copy dari surat pernyataan itu. Memang tak ada buku nikah, tapi masyarakat setempat sedang mengusahakan untuk mendapatkan buku nikah, karena rupanya cintanya sudah tak terbendung,” terang Mensos yang disambut ger-geran awak media.

Sebelumnya, Selamat Riyadi yang baru berusia 16 tahun membuat heboh dengan menikahi nenek lanjut usia berusia 71, Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar. Pernikahan terjadi di Dusun 1 Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU yang dipandu P3N (Petugas Pembantu Pencatat Nikah) desa setempat atas nama Ibnu Hajar.