Temui Kiai NU Jatim, Buka Peci, UAS Minta Ditiup Ubun-ubunnya

MINTA DITIUP UBUN-UBUN: UAS lepas peci, minta didoakan GUs Ali dan ditiup ubun-ubunnya saat datang ke PWNU Jatim. | Foto: IG UAS
MINTA DITIUP UBUN-UBUN: UAS lepas peci, minta didoakan GUs Ali dan ditiup ubun-ubunnya saat datang ke PWNU Jatim. | Foto: IG UAS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Di sela pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, Selasa (23/2/2021), peserta vaksinasi serta wartawan dikejutkan dengan kehadiran ulama kondang Ustadz Abdul Somad (UAS).

UAS tidak sempat menjawab pertanyaan media, karena langsung dibawa masuk ke sebuah ruangan dan sudah menunggu sejumlah pengurus PWNU Jatim, di antaranya KH Anwar Manshur (rais syuriah) KH Agoes Ali Masyhuri alias Gus Ali (wakil rais syuriyah)  serta KH Marzuki Mustamar (ketua tanfidziyah).

Namun UAS mengunggah foto-foto serta narasi ikhwal kedatangan dan pertemuannya dengan pengurus PWNU Jatim di akun Instagram (IG) resminya @ustadzabdulsomad_official.

Dalam unggahannya, manajemen UAS menceritakan bermula saat dibawa salah seorang sahabat sowan ke kediaman Gus Ali di kompleks Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo.

“Sesampainya di Ponpes Bumi Sholawat, malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, ternyata kiai baru saja ke kantor PWNU Jatim,” tulisnya.

Akhirnya, UAS bersilaturahim dengan putra-putri Gus Ali. Dialog berlangsung nyambung, karena ternyata Gus Muhdlor (salah seorang putra Gus Ali yang juga bupati terpilih Sidoarjo) merupakan junior UAS di Al Azhar Mesir.

BERSAMA KETUA PWNU JATIM: UAS bersama Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar di kantor PWNU Jatim. | Foto: IG UAS
BERSAMA KETUA PWNU JATIM: UAS bersama Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar di kantor PWNU Jatim. | Foto: IG UAS

Setelah nyeruput kopi lanang yang disuguhkan shohibul bait, UAS pun mohon izin menuju airport. Tiba-tiba handphone sahabat UAS berbunyi, Gus Ali meminta supaya UAS segera ke kantor PWNU Jatim walau lima menit.

“Adapun urusan lalu lintas dan keberangkatan ke Jakarta, Gus Ali bisa mengatur jam penerbangan, jangan khawatir. Jadilah UAS ketemu dan bisa silaturahim dengan para kiai, di antaranya KH Marzuki Mustamar ketua PWNU Jatim dan KH M Anwar Manshur pengasuh Ponpes Lirboyo,” tulisnya.

UAS sempat salaman, ngalap berkah. Seperti biasa, UAS membuka peci dan meminta Kiai Anwar dan Gus Ali membacakan doa dan meniup ubun-ubunnya. Tradisi yang diajarkan almarhumah ibunda beliau sejak kecil bila bertemu tuan-tuan guru.

“Saya tidak sholih, berharap pada barokah orang-orang sholih,” tutup UAS.

Hingga berita ini ditulis, postingan UAS disukai 73.433 dengan 590 komentar. Rata-rata warganet memuji akhlak mulia UAS. “UAS memang luar biasa. Selalu rendah hati walaupun beliau berilmu tinggi,” tulis akun @sugiati549. “Tawadhu ustadz yang membuat kami kagum dan bangga,” timpal akun @andiputratanjung11.

BERTEMU KIAI NU JATIM: UAS bertemu sejumlah kiai jajaran syuriyah dan tanfidziyah PWNU Jatim. | Foto: IG UAS
BERTEMU KIAI NU JATIM: UAS bertemu sejumlah kiai jajaran syuriyah dan tanfidziyah PWNU Jatim. | Foto: IG UAS

» Baca Berita Terkait PWNU Jatim