Target 80% Suara Gus Ipul-Puti, Nasdem Gresik: Qosim Mimpi!

PKB VERSUS NASDEM: Irfan Choirie (kanan) nilai target 80 persen kemenangan Gus IPul-Puti yang dipatok Moh Qosim (kiri) hanya mimpin. | Foto: Barometerjatim.com/DIDIK HENDRIYONO
PKB VERSUS NASDEM: Irfan Choirie (kanan) nilai target 80 persen kemenangan Gus Ipul-Puti yang dipatok Moh Qosim (kiri) hanya mimpin. | Foto: Barometerjatim.com/DIDIK HENDRIYONO

GRESIK, Barometerjatim.com – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Gresik, Irfan Choirie angkat bicara terkait statement yang dilontarkan Ketua DPC PKB Gresik, Moh Qosim.

Dalam statemennya, Qosim yang juga wakil bupati (Wabup) Gresik ini menargetkan 80 persen suara untuk kemenangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno di Kabupaten Gresik.

“Target 80 persen suara untuk Gus Ipul-Puti itu sama artinya Qosim bermimpi di siang bolong. Target tersebut terlalu tinggi dan sangat berlebihan,” ujar Irfan yang juga Penasihat Tim Pemenangan Khofifah-Emil Dardak Gresik, Jumat (25/5).

“Bahkan sama sekali tidak sesuai dengan kondisi pergerakan suara yang ada di masyarakat. Kasihan nanti kalau sampai tidak sesuai target, endingnya bisa sangat menyakitkan.”

• Baca: Adu Target Suara! PKB Gresik Vs Relawan Khofifah-Emil

Irfan yang juga mantan Tim Pembela Bupati-Wabup, Sambari-Qosim (SQ) periode 2010-2015 ini mengaku, ada empat alasan mendasar mengapa dirinya mengatakan jika target Qosim hanya mimpi.

Pertama, kata Irfan, kondisi PKB saat ini tengah terpecah belah. Sebab, sesepuh PKB yang mantan Bupati Gresik, KH Robbach Ma’sum justru mendukung Khofifah, bukan Gus Ipul. Tidak hanya itu, sejumlah petinggi PKB lainnya juga banyak yang melabuhkan dukungan ke Khofifah.

Kedua, petinggi NU yakni Ketua Dewan Syuriyah PCNU Gresik, KH Mahfudz Ma’sum malah termasuk barisan kiai sepuh Jatim yang siap mengawal Khofifah. Belum lagi masyarakat Gresik yang mayoritas nahdliyin (warga NU) yang juga lebih banyak memilih paslon nomor urut satu.

• Baca: Pengusaha di Gresik Kerahkan Karyawan Pilih Khofifah-Emil

Ketiga, sambung Cak Fan — sapaan akrab Irfan — ketua Muslimat maupun Fatayat NU Gresik tetap istiqomah dan loyal mendukung Khofifah yang ketua umum PP Muslimat NU serta mantan menteri di era Presiden Gus Dur maupun kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.

Keempat, hampir semua kader parpol di Gresik memilih Khofifah-Emil. PDIP dan PKB yang mengusung Gus Ipul- Puti pun hanya di tataran pengurus. “Makanya sangat tidak realistis jika Qosim menargetkan 80 persen suara untuk Gus Ipul,” ujar Irfan.

“Mestinya kami dari Tim Pemenangan Khofifah-Emil yang lebih realistis dengan target tersebut, karena kenyataannya hampir seluruh masyarakat Gresik lebih memilih Khofifah dibandingkan Gus Ipul,” tandas alumnus Ponpes Qomaruddin Bungah tersebut.