Tambah 13! Pekerja Migran Positif Covid-19 di RSLI Jadi 53

TERUS BERTAMBAH: Pekerja migran positif Covid-19 berdatangan di RS Lapangan Indrapura. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TERUS BERTAMBAH: Pekerja migran positif Covid-19 berdatangan di RS Lapangan Indrapura. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pekerja Migran Indonesia (PMI) positif Covid-19 terus membanjiri Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya. Hingga Jumat (7/5/2021) sore, jumlahnya mencapai 53 pasien yang berasal dari berbagai daerah di Jatim.

Ketua Pelaksana Relawan Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC) RSLI, Radian Jadid merinci, Jumat pagi pasien yang dirawat sudah mencapai 40 orang PMI. Siang pukul 13.00 WIB kembali masuk 10 pasien, dan sore bakal tambah tiga.

“Asal mereka masih didominasi dari penerbangan Malaysia, Singapura, disusul dari Hong Kong dan Brunei Darussalam, serta dari Belanda dua orang melalui penerbangan via Malaysia,” terangnya.

Sementara terkait penanganan PMI, Penanggung Jawab RSLI, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara kembali menekankan soal protokol yang sudah dijalankan.

Menurutnya, RSLI selalu siap siaga menjalankan tugas penanganan pasien PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk ditangani dengan perhatian khusus dari para tenaga dan relawan pendamping RSLI.

“Mereka akan diobservasi dan menjalani monitoring ketat terhadap Covid-19 serta kondisi kesehataan lainnya,” katanya.

Selain itu, tandas Nalendara, mereka juga dijadwalkan pengambilan sampel di awal masuk untuk diolah di RSLI dan dikirim ke Balitkbangkes Jakarta Pusat untuk penelitian lanjutan virologi terkait potensi varian baru.

Hasil dari Balitbangkes, kata Nalendra, akan keluar sekitar dua minggu setelah sampel masuk. Mereka juga dijadwalkan menjalani tes swab PCR setiap lima hari sekali apabila hasilnya masih positif, hingga mencapai hasil negatif.

“Kalau pemeriksaan di lima hari pertama ternyata mereka sudah negatif, akan dilanjutkan pemeriksaan kedua yang dipercepat intervalnya, yaitu dua hari kemudian,” kata Nalendra.

“Apabila hasil tes kedua juga telah negatif, mereka dikembalikan ke Satgas PMI Jatim untuk selanjutnya menjalani karantina lanjutan, menggenapi minimal 14 hari isolasi sesuai dengan ketentuan Menteri Kesehatan,” sambungnya.

Nalendra menambahkan, tugas RSLI yakni untuk tempat penanganan dan penyembuhan hingga pasien dinyatakan sembuh. Sedangkan karantina lanjutan akan dikembalkan ke Satgas PMI Jatim, yakni unsur Pemprov dan Pemkab untuk berkoordinasi dan menindaklanjutinya.

”Kita berharap mereka benar-benar terpantau dan patuh menjalani isolasi hingga 14 hari sebelum kembali berkumpul dengan keluarganya. Hal ini semata-mata untuk mengantisipasi dan menjaga agar potensi penularan Covid-19 (apalagi varian baru) bisa dihindari dan diminimalisir,” jelas Nalendra.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona