Sabtu, 02 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Survei CISA: Ganjar di Puncak, Khofifah Kian Jauh Tertinggal!

Berita Terkait

MAKIN JAUH: Khofifah, elektabilitasnya di bursa Capres 2024 jauh di bawah Ganjar Pranowo dan AHY. | Data & Grafis: Survei CISA
MAKIN JAUH: Khofifah, elektabilitasnya di bursa Capres 2024 jauh di bawah Ganjar Pranowo dan AHY. | Data & Grafis: Survei CISA
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ganjar Paranowo tak tergoyahkan di bursa Capres 2024. Dari hasil survei terbaru Lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik, Indonesia Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), elektabilitas Gubernur Jateng itu bertengger di puncak dengan tingkat keterpilihan 16%.

“Elektabilitas tokoh (kandidat) Capres di 2024 jika dilakukan pada simulasi 15 nama figur, maka Ganjar Pranowo keluar sebagai pemenang dan berhasil mendapatkan 16%,” ujar Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa dalam pemaparan hasil survei lembaganya, Jumat (10/12/2021).

“Disusul Ketua Partai Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mencapai 14%. Di posisi ketiga ada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mendapatkan 13,33%,” sambungnya.

Di bawah Anies, menyusul Sandiaga Uno (6,93%), Airlangga Hartarto (6,25%). Yang mengejutkan, Prabowo Subianto terlempar dari posisi lima besar (6%)

Bagaimana dengan Khofifah Indar Parawansa? Nyaris tak terdengar! Meski banjir penghargaan, Gubernur Jatim itu tenggelam di posisi 12 dari simulasi 15 nama dengan elektabilitas 2,83%.

Khofifah masih jauh di bawah Ridwan Kamil (4,67%) dan Puan Maharani (4,58%). Bahkan di bawah Andika Perkasa (3,92%), La Nyalla Mattalitti (3,83%), dan Muhaimin Iskandar (3,25%).

Elektabilitas perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) selama empat periode (20 tahun) itu hanya setara dengan Erick Thohir (2,83%), dan sedikit di atas Salim Segaf Al Jufri (2,25%) serta Zulkifli Hasan (1,67%). Sedangkan 7,67% lainnya tidak menjawab atau tidak tahu.

“Penilaian ini berdasarkan aspek yang meliputi integritas, kepemimpinan, kinerja, inovasi, transparansi, akuntabilitas, popularitas, serta kepercayaan publik,” tandas Herry.

Survei CISA digelar pada 1-7 Desember 2021 melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi secara proporsional, melalui penarikan sampel dengan menggunakan metode simple random sampling.

Temuan ini juga telah melalui proses recheck dan reconfirm terhadap 20,5% total data responden yakni 1.200. Sedangkan margin of error mencapai 2,85% pada tingkat kepercayaan 95%.

» Baca Berita Terkait Pilpres 2024

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -