Spesial! 17 Bupati di Jatim Akan Baca Juz ke-30 Al Qur’an

NUZULUL QUR'AN ONLINE: 17 kepala daerah di Jatim akan bergantian membaca juz ke-30 Al Qur'an. | Foto: IST
NUZULUL QUR’AN ONLINE: 17 kepala daerah di Jatim akan bergantian membaca juz ke-30 Al Qur’an. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Usai mengawali Ramadhan 1441 Hijriyah dengan megengan online, Sabtu (9/5/2020) malam nanti Pemprov Jatim akan memperingati Nuzulul Qur’an online.

Acara yang dimulai pukul 20.30 hingga 22.00 WIB tersebut ditayangkan secara langsung (live) melalui siaran televisi, serta streaming via media sosial resmi Pemprov Jatim.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menuturkan jika waktu megengan online pihaknya mengundang lima bupati, untuk Nuzulul Qur’an menghadirkan 17 bupati.

Spesialnya, ke-17 bupati tersebut secara bergantian akan ambil bagian dengan membaca juz ke-30 Al Qur’an yang dimulai dari surat An Naba’.

“Sangat spesial! Barang kali baru terjadi di negeri ini, yang akan membaca mulai dari surat An Naba’ adalah para bupati,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/5/2020) malam.

“Ada 17 bupati mulai dari Sumenep, Banyuwangi, Tuban, Madiun dan seterusnya. Artinya, titik-titik ujungnya Jatim kita mohon para bupatinya ikut membaca Al Qur’an dimulai dari Surat An Naba’ juz ke-30,” sambungnya.

Proses khataman Al Qur’an, lanjut Khofifah, sudah dimulai sejak Jumat oleh 4.000 hafidz/hafidzah penerima tunjangan kehormatan dari Pemprov Jatim.

Mereka akan mengkhatamkan Al Qur’an hingga hari ini sebanyak 2.000 kali. Lalu 20 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengkhatamkan 20 kali, dan proses khataman dipungkasi dengan 17 bupati yang secara bergantian membaca juz ke-30 dimulai dari surat An Naba’.

Angka-angka tersebut, merujuk pada turunnya Al Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan (jumlah bupati yang membaca juz ke-30), serta tahun 2020 Masehi (jumlah bacaan Al Qur’an yang dikhatamkan hafiz/hafidzah dan OPD).

“Waktu megengan online ada 1441 apem karena (tahun) hijriyahnya 1441, tapi tahun masehi kita adalah 2020,” jelas Khofifah.

“Narasumber kita, penceramahnya insyaallah Bapak Prof Dr KH Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal,” imbuh gubernur yang juga ketua umum PP Muslimat NU tersebut.

Upaya Jaga Perimbangan

TADARUS ONLINE: Khofifah saat tadarus online yang libatkan seluruh OPD. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TADARUS ONLINE: Khofifah saat tadarus online yang melibatkan seluruh OPD Pemprov Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Cara-cara seperti ini, diharapkan Khofifah bisa memberikan penguatan spiritualitas, religiusitas, dan hal-hal yang bisa memberikan perimbangan dari kehidupan dunia.

“Untuk bisa memberikan kebahagiaan dunia dan akhirat, keberkahan dunia dan kemaslahatan bagi kita semua,” katanya.

Di sisi lain, Khofifah juga terus memaksimalkan kerja keras untuk melayani seluruh hal, termasuk layanan penanganggulangan virus Corona (Covid-19) hingga menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi.

“Tetapi perimbangan ikhtiar, untuk bisa membangun kekuatan spiritualitas dan religiusitas juga kita lakukan,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait Khofifah, Ramadhan