Sisir Jatim, Prioritas SBY-AHY Tetap Menangkan Khofifah-Emil

SAFARI POLITIK: Emil Dardak beriringan dengan safari politik AHY di Jatim. Menangkan Khofifah-Emil menjadi prioritas AHY maupun SBY. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
SAFARI POLITIK: Emil Dardak beriringan dengan safari politik AHY di Jatim. Menangkan Khofifah-Emil menjadi prioritas AHY maupun SBY. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com – Berakhir sudah safari politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jatim. Selama sepekan, dua tokoh sentral Partai Demokrat tersebut menyisir wilayah Mataraman, Mataraman Pesisir, Arek serta Tapal Kuda.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio menuturkan, ada dua kepentingan dalam safari politik SBY dan AHY tersebut, yakni memenangkan pasangan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018 serta menjaga soliditas Partai Demokrat jelang Pemilu 2019.

“Memang tidak mungkin dua tokoh besar kami turun hanya untuk kepentingan Pilgub, harus dua impact-nya: Pilgub dan Pemilu. Tapi Pemilu itu kan bukan soal Pilpres saja, juga soliditas partai kami,” terang Renville saat ditemui di kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Jalan Kertajaya Surabaya, Senin (9/4).

• Baca: Renville: Tak Ada Kontrak Emil Masuk Demokrat Jika Menang

Kehadiran SBY dan AHY, menurut Renville, terbukti signifikan untuk menyolidkan kader Demokrat dalam memenangkan Khofifah-Emil. Sebelum SBY (tanpa AHY) turun ke Tulungagung, support kader untuk Pilgub baru 51-58 persen. Setelah SBY turun, soliditas partai mencapai 70 persen.

“Saya cek betul, saya laporkan ke ketua umum dan disambut baik. Pak SBY akhirnya turun kembali, tidak sendirian tapi Mas AHY juga ikut turun,” katanya.

Soliditas partai ini, tegas Renville, akan sangat berpengaruh untuk pemenangan Pilgub. “Pilgub ini kan sasaran awal kami untuk pemenangan Pemilu ke depan. Artinya, kalau menang di Pilgub maka kita mempunyai kepala daerah kembali, dan tentu ini bisa meyakinkan pemilih bahwa mereka tak salah pilih partai,” paparnya.

• Baca: SBY-AHY ke Jatim, Elektabilitas Khofifah-Emil Naik 7 Persen

Selain itu, sebagai tolok ukur seberapa kuat mesin Partai Demokrat untuk persiapan Pemilu. “Jadi impact-nya tetap dua. Kalau dibilang hanya untuk Pilgub ya enggak memang. Tetap Pilgub dan Pemilu, tapi prioritas tetap Pilgub,” jelasnya.

“Ini wajar bagi Parpol. Tentu semua ketua umum Parpol ketika turun, tujuan utamanya pasti menyolidkan mesin Parpolnya untuk pemenangan Pemilu maupun Pilkada.”

Dongkrak Elektabilitas

Nah, usai safari SBY dan AHY ini, Renville menargetkan ada penambahan tujuh persen untuk mendongkrak elektabilitas Khofifah-Emil. Realistiskah angka tujuh persen itu?

“Pertama, Pak SBY kan tak sebatas Ketum tapi Presiden ke-6 RI dan sampai sekarang masyarakat masih sangat mempercayai segala yang disampaikan beliau, termasuk bagaimana mencari sosok pemimpin ke depan,” katanya.

Kedua, papar Renville, AHY representasi generasi milenial yang mempertegas bahwa sosok muda sangat layak untuk memimpin Indonesia maupun Jatim. “Implikasinya ke Mas Emil tentu sangat besar. Jadi kami yakin tujuh persen itu bukan hal yang mustahil kita capai,” tegasnya.