Rabu, 25 Mei 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Siap-siap Warga NU! PWNU Jatim Segera Miliki Bank Perkreditan Rakyat Syariah

Berita Terkait

BPRSNU: Rakor Bidang Ekonomi PWNU Jatim dipimpin Matorurrozaq Ismail diikuti perwakilan BMT NU-BPRS NU se-Jatim. | Foto: Media Center NU Jatim
BPRSNU: Rakor Bidang Ekonomi PWNU Jatim yang diikuti perwakilan BMT NU-BPRS NU se-Jatim. | Foto: Media Center NU Jatim
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dalam waktu dekat, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) akan mempunyai Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di setiap cabang. Usai soft launching, rencana pendirian bahkan terus dimatangkan, termasuk menggelar Rapat Konsultan ISO BMT NU-BPRS NU, Selasa (8/3/2022).

Sebelumnya, PWNU Jatim menginisiasi pendirian Baitul Maal wa-Tamwil (BMT) NU dan sudah berdiri di sejumlah cabang NU, di antaranya Jombang, Bojonegoro, dan Sidoarjo sebagai percontohan.

“Pendirian BMT NU Jatim, merupakan langkah perjuangan PWNU Jatim untuk mengembangkan potensi keuangan di kalangan Nahdliyin yang sangat besar di Jatim,” terang Koorbid Ekonomi PWNU Jatim, Matorurrozaq Ismail yang didampingi Amin Mujib dan Sukron Dossi, pengurus Asosiasi BMT NU Jatim usai rapat konsultasi.

“Dalam waktu dekat PWNU Jatim akan mendirikan dan mempunyai BPRS, yang nanti akan melakukan sinergi dan kerja sama dengan seluruh BMT NU yang didirikan dan diinisiasi dengan standar manajemen profesional yang dikeluarkan Koorbid Ekonomi PWNU Jatim,” sambungnya.

Menurut Matorurrozaq, pendirian BPRS NU ini merupakan salah satu langkah konkret PWNU Jatim demi terciptanya kemandirian ekonomi jamiyah NU serta Nahdliyin, sekaligus sebagai tindak lanjut MoU antara PWNU Jatim dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia Kanwil Jatim.

Sebelumnya, PWNU Jatim juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri sejumlah utusan BPRS NU dan BMT NU cabang-cabang di Jatim.

Hal itu dilakukan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang maksud dan tujuan, jadwal pendirian, penerapan manajemen mutu dan profesionalitas, serta supervisi dan internal audit dalam pengelolaan BMT NU.

“Kami, warga NU, perlu kebanggaan sebagai warga NU. Potensi kita sangat besar. Kebanggaan yang ditunggu sebagai kado satu abad NU adalah bergeraknya kekuatan ekonomi yang dijalankan mandiri oleh NU sendiri,” tutur Matorurrozaq.

Seperti diketahui, PWNU Jatim telah melaksanakan soft launching BPRS NU dan Pengukuhan Asosiasi BMT NU pada peringatan Harlah ke-99 NU di PWNU Jatim, Kamis (17/2/2022).

Hal itu sebagai bagian dari tekad PWNU Jatim dalam memperkuat perekonomian umat dan pengembangan pendidikan. Pengukuhan dilakukan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.

Dalam Asosiasi BMT-NU, mereka yang dikukuhkan di antaranya KH Abdussalam Shohib, KH Atho’illah Salahuddin, Ma’ruf Syah, Matorurrozaq Ismail, Nasruddin Ali, Amin Mujib, Sukron Dossi, Choirul Anam, dan Mohammad Mukhlish.

» Baca berita terkait PWNU Jatim. Baca juga tulisan terukur lainnya Roy Hasibuan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -