Siap Pimpin Ansor, Gus Syafiq ‘Digoda’ Maju Pilbup Tuban

Beredar gambar Gus Syafiq diduetkan dengan Khozanah Hidayati maju Pilbup Tuban 2020. | Foto: Ist
Beredar gambar Gus Syafiq diduetkan dengan Khozanah Hidayati maju Pilbup Tuban 2020. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Bursa ketua PW GP Ansor Jatim menghangat. Selain Moh Abid Umar Faruq (Gus Abid), secara terbuka Ketua PC GP Ansor Tuban, Syafiq Syauqi (Gus Syafiq) siap berkontestasi asal dicalonkan.

Namun di tengah kesiapannya dicalonkan, beredar luas di media sosial gambar Gus Syafiq minta doa restu untuk maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Tuban 2020.

Dalam gambar, mantan kepala Satkorwil Banser Jatim itu disebut sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan calon bupati Khozanah Hidayati, anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB yang terpilih kembali di Pileg 2019.

Khozanah tercatat sebagai Caleg dengan perolehan suara terbanyak untuk DPRD Jatim dari Tuban (60.214 suara). Total, di Dapil XII dia mendapat 113.142 suara — 52.928 di antaranya dari Bojonegoro.

Dikonfirmasi Barometerjatim.com, Minggu (26/5/2019) malam, Gus Syafiq mengaku tidak tahu menahu soal gambar tersebut. Termasuk apakah hal itu bagian dari upaya pihak tertentu, yang tidak menghendakinya maju ketua Ansor Jatim.

“Saya enggak tahu siapa yang buat, tiba-tiba sudah ada di medsos. Tidak ada yang dikonfirmasi, baik saya maupun Mbak Ana (Khozanah Hidayati), tidak ada. Itu bukan resmi dari institusi atau apapun, karena memang tak ada konfirmasi,” katanya.

Gus Syafiq hanya menangkap semangat dari gambar yang dimunculkan. “Mereka ingin ada dari kalangan muda yang berani tampil (di Pilbup Tuban). Mereka merindukan pemimpin dari kalangan muda dan peduli,” katanya.

Saat dipertegas, apakah memilih maju di Konferwil Ansor atau running di Pilbup Tuban, Gus Syafiq menuturkan, “Itu hal yang berbeda, he.. he. Ansor ini kan khidmat, pengabdian, itupun juga usulan dari PC-PC,” ucapnya.

Bagaimana kalau Ansor lebih menginginkannya maju di Pilbup Tuban? “Itu sudah kewajiban kader. Tapi saya bukan kader partai manapun, saya tidak pernah nyaleg, saya murni kader Ansor,” ujarnya.

Selain itu, di kalangan Nahdliyin (warga NU), sudah jamak ada kepatuhan pada keputusan para sesepuh, para kiai NU. “Jadi tidak mungkin ada langkah tanpa instruksi atau restu para sesepuh,” tegasnya.

Gus Syafiq juga tak mau berandai-andai terkait kasak kusuk kalau PKB serius bakal meminangnya untuk Pilbup Tuban. “Ya mungkin ada kesamaaan visi dan misi. Tapi sekali lagi saya bukan kader partai, murni kader Ansor,” tandasnya.•

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim