Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Sah! Kiai Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2021-2026

Berita Terkait

RAIS AAM: Kiai Miftachul Akhyar, terpilih sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
RAIS AAM: Kiai Miftachul Akhyar, terpilih sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026. | Foto: Barometerjatim/ROY HS
- Advertisement -

LAMPUNG, Barometerjatim.com – KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai rais aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung, Kamis (23/12/2021) malam.

Sebelumnya, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftachus Sunnah Kedung Tarukan, Surabaya itu menerima mandat sebagai Pj rais aam sejak 22 September 2018, setelah rais aam sebelumnya KH Ma’ruf Amin maju Capres mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Kiai Miftach terpilih sebagai Rais Aam berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat sembilan kiai tim Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

“Alhamdulillah AHWA sepakat dengan musyawarah yang penuh dengan kesantunan itu, sepakat bahwa yang menjadi rais aam untuk PBNU 2021-2026 almukaram KH Mifathul Akhyar,” kata KH Zainal Abidin, anggota tim AHWA.

Dalam musyawarah tersebut, tandas Kiai Zainal, tidak ada perbedaan pendapat di antara anggota AHWA untuk menyepakati Kiai Miftach sebagai rais aam PBNU periode 2021-2026.

“Kami semua sepakat, para sesepuh kiai sepakat dan tidak ada perbedaaan pendapat, kami bulat sepakat,” tandas Kiai Zainal.

  1. KH Dimyati Rais (Jawa Tengah): 503 suara
    Kiai dari Kaliwungu, Kendal. Kelahiran 5 Juni 1945, Pengasuh Ponpes Al Fadlu wal Fadilah Kendal yang juga Mustasyar PBNU.
  2. KH A Mustofa Bisri (Jawa Tengah): 494 suara
    Kelahiran Rembang 10 Agustus 1944. Tokoh ulama Nusantara, sastrawan, sekaligus Pengasuh Ponpes Taman Pelajar Islam Raudlatut Tholibin.
  3. KH Ma’ruf Amin (Banten): 458 suara
    Ulama sekaligus Wakil Presiden RI 2019-2024. Lahir di Kresek, Tangerang 11 Maret 1943.
  4. KH Anwar Manshur (Jawa Timur): 408 suara
    Pimpinan Ponpes Lirboyo Kedisi sejak 2014, menggantikan almarhum KH A Idris Marzuqi yang wafat. Sekarang menjabat Rais Syuriah PWNU Jawa Timur.
  5. TGH Turmudzi Badruddin (NTB): 403 suara
    Lahir 1 April 1936 atau bertepatan 9 Muharram 1355 H di Bagu. Pengasuh Ponpes Qomarul Huda, Bagu, NTB.
  6. KH. Miftachul Akhyar (Jawa Timur): 395 suara
    Lahir 30 Juni 1953. Seorang ulama yang menjabat sebagai Rais ‘Aam (pimpinan tertinggi PBNU).
  7. KH Nurul Huda Jazuli (Jawa Timur): 384 suara
    Pengasuh Ponpes Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur.
  8. KH Ali Akbar Marbun (Sumatera Utara): 309 suara
    Lahir di Desa Siniang, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Medan. Pengasuh Ponpes Al Kautsar Al Akbar Medan, Sumatera Utara.
  9. KH Zainal Abidin (Sulawesi Tengah): 272 suara
    Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah.

» Baca Berita Terkait Muktamar NU

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -